Pemuda Kota Serang Bikin Susu Tante?

Daerah  KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 19:16:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Pemuda Kota Serang Bikin <i>Susu Tante</i>?

Yussep Bahtiar/RAG

RMOLBANTEN. Resah akan kondisi lingkungan terutama sampah yang masih jadi persoalan di Ibu Kota Provinsi Banten, sekelompok anak muda menggagas Sumbangan Sukarela Tanpa Tekanan (Susu Tante).

Penggagas 'Susu Tante' Yussep Bahtiar menuturkan, kegiatan ini  merupakan Go Green Movement dari Banten Indie Clothing (BIC) untuk diberikan kepada para petugas kebersihan.

"Kita terima sumbangan dalam bentuk uang. Nantinya, berapapun hasil yang didapat akan diberikan kepada petugas kebersihan," kata pria yang biasa disapa Chao, Kamis, (7/11).

Chao juga menjelaskan 'Susu Tante' merupakan bentuk kepedulian pemuda yang peduli tentang kebersihan Kota dari sampah terutama kepada petugas kebersihan yang mayoritas merupakan Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

"Ini sebagai bentuk care kita terhadap lingkungan. Bagian kampanye kita untuk menjaga lingkungan dari sampah," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, ide awal dari kampanye sampah ini, berawal dari keresahan dirinya saat menggelar event yang selalu saja menyisakan sampah plastik berserakan padahal sudah melalui prosedur.

"Masih banyak masyarakat yang suka buang sampah sembarangan padahal tau akan bahaya sampah itu sendiri terutama sampah plastik," ujarnya.

Untuk mengapresiasi petugas kebersihan pihaknya menggagas 'Susu Tante' dimana nantinya masyarakat bisa memberikan sumbangsihnya melalui box yang telah disediakan.

"Kita sudah siapkan tempat sampah sebenarnya, tapi mungkin hanya segelintir orang saja yang sadar untuk buang sampah ada tempatnya," jelasnya.

Oleh sebab itu, tempat sampah yang ada di area event akan dipasang himbauan bahaya dampak dari sampah pelastik. Chao berharap dengan adanya 'Susu Tante' dapat menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

"Mudah-mudahan dengan susu tante mereka bisa sadar," pungkasnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds