Perintah Mendagri, Ratusan Pak Ogah dan Juru Parkir Diamankan

Keamanan  KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 19:21:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Perintah Mendagri, Ratusan Pak Ogah dan Juru Parkir Diamankan

Ratusan pak ogah yang diamankan/AUL

RMOLBANTEN. Jajaran Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota mengamankan ratusan pak ogah dan juru parkir liar yang tersebar di 13 Kecamatan di Kota Tangerang, Kamis, (7/11).

Penangkapan para jukir liar ini usai adanya permintaan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian untuk menertibkan juru parkir liar, serta preman yang menggangu pengusaha UKM. Baca: Mendagri Minta Polisi Tindak Ormas Yang Intimidasi Pengusaha Kecil

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Burhanuddin mengatakan, terdapat 162 pak ogah dan juru parkir liar yang diamankan. Razia tersebut dilakukan untuk memberikan imbauan dan pendataan juru parkir liar termasuk pak ogah di Kota Tangerang.

"Juga untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Kota Tangerang. Kita amankan juru parkir liar, kemudian premanisme dan pak ogah. Kita amankan 162 orang terdiri dari satu orang perempuan dan 161 laki-laki," kata Burhanuddin.

Ia juga menjelaskan, penangkapan ratusan juru parkir tersebut juga diikuti di seluruh Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

"Paling banyak itu di Kecamatan Tangerang, Jatiuwung, Sepatan, Batu Ceper dan depan Kantor BPJS," terangnya.

Burhanuddin menegaskan tidak ditemukan adanya barang bukti berupa senjata tajam atau pun barang berbahaya lainnya. Namun, ditemukan empat orang yang positif menggunakan narkoba jenis sabu.

"Kita akan mengembangkan dari mana dia mendapatkan barang itu (sabu). Hanya pakai sabu dan nanti akan dimasukan ke rehabilitasi," ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh juru parkir untuk tidak melakukan aksi kriminal dan premanisme agar keamanan dan Ketertiban masyarakat tetap terjaga di Kota Tangerang.

"Kepada rekan juru parkir dan pak ogah mari sama-sama jaga keamanan dan ketertiban yang ada di Kota Tangerang ini. Ada masalah selesaikan secara kekeluargaan, duduk bersama," tandasnya. [ars]




Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds