PILKADA SERANG 2020

Ini Saran Bawaslu Ke KPU Kota Serang

Pemilukada  KAMIS, 07 NOVEMBER 2019 , 19:33:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Ini Saran Bawaslu Ke KPU Kota Serang

Bawaslu Kota Serang/RAG

RMOLBANTEN. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Serang menyebut untuk mencapai daftar pemilih tetap (DPT) agar tetap mutakhir dan valid maka perlu dilakukan pemutakhiran data berkelanjutan.

Demikian disampaikan Koordinator Divisi (Kordiv) Pengawasan Bawaslu Kota Serang, Rudi Hartono di Kantor Bawaslu Kota Serang, Kamis, (7/11).

"Bawaslu wajib untuk melakukan pengawasan terhadap DPT berkelanjutan ini, jadi nanti kami akan berkoordinasi dengan KPU Disdukcapil," ujarnya.

Bawaslu, kata Rudi, menginginkan DPT ke depan itu kalau sempurna tidak akan mungkin sempurna tapi harus diusahakan setidaknya mendekati valid.

"Sebab Kota Serang ini sangat kompleks sebagai daerah urban jadi perpindahan penduduk keluar masuknya cepat apalagi yang masuk ke Kota Madani ini," ujarnya.

Untuk itu, dikatakan Rudi sangat penting sekali di kota Serang untuk sesegera mungkin melakukan langkah-langkah penting terkait data pemilih tetap berkelanjutan.

"Sehingga kedepan itu kalau kita mulai dari sekarang ya tentunya DPT dapat mendekati mutakhir dan valid kami pun masih menunggu sebenarnya dari KPU kapan akan melakukan kegiatan ini," ucapnya.

Di tempat sama, Komisioner KPU Kota Serang Fierly MM mengakui, saat ini pihaknya sedang melakukan pemutahiran data berkelanjutan bekerjasama dengan Disdukcapil kota Serang.

"Memang proses pemilihan berkelanjutan ini panjang, secara reguler harus melaporkan per tiga bulan sekali untuk dilaporkan progresnya ke KPU RI," kata Fierly.

Ia berharap kedepan sumber data semakin jelas, coklitnya jelas, sidalihnya makin sempurna. Sedangkan untuk DPK di Kota Serang itu ada 20 ribu lebih yang menggunakan  KTP Elektronik saat mencoblosm

"Otomatis kedepan harus mempastikan masuk DPT. Secara syarat sudah memenuhi, makannya harus kita pastikan masuk DPT," tandasnya. [ars]

Komentar Pembaca
PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

Indonesia Kehilangan Kiai Kharismatik

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 , 21:57:45

Jokowi Marah PLN Tidak Becus: Perlu Tindakan Lebih Keras
Antri Salaman Dengan Gubernur

Antri Salaman Dengan Gubernur

SENIN, 10 JUNI 2019 , 20:34:00

JK Sambangi SBY

JK Sambangi SBY

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 02:27:00

Razia WNA Di Tangerang

Razia WNA Di Tangerang

KAMIS, 11 JULI 2019 , 21:20:00

The ads will close in 10 Seconds