Prihatin Gangster Pelajar, Pemkot Tangsel Akan Cari Solusi Bersama

Keamanan  MINGGU, 10 NOVEMBER 2019 , 22:23:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Prihatin Gangster Pelajar, Pemkot Tangsel Akan Cari Solusi Bersama

Ilustrasi/Net

RMOLBANTEN. Aksi kekerasan gangster 'Vembazaks' alumni Madrasah Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sempat mengegerkan. Baca: Geng Sekolah Di MP UIN Pukuli Juniornya Hingga Dicokoki Miras

Geng yang terdiri dari lima alumni berinisial H, R, FA, DAD dan K melakukan kekerasan kepada sembilan pelajar di sekolah yang sama. Atas kelakuannya itu mereka sama sekali tak mencerminkan sebagai pelajar

Lima alumni tersebut secara beringas melakukan kontak fisik mulai dari menampar, memukul, push up sembari diduduki, dicokoki miras oplosan, dipaksa merokok. Dan, bahkan para anak tersebut disuruh mematikan rokok menggunakan lidah.

Kejadian tersebut membuat Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie angkat bicara. Benyamin mengatakan, aksi kekerasan tersebut sangat menciderai integritas pelajar.

"Saya tidak pernah membayangkan itu dilakukan ditingkat sekolah, apalagi madrasah. Ini akan jadi bahan evaluasi dan saya sudah sampaikan ke Kepala Dinas, meski organisasinya memang bukan kewenangan kita, tetapi kejadian itu betul-betul melukai semua pihak. Itu akan menjadi perhatian kita," ujar Benyamin, Minggu (10/11).

Benyamin juga tidak bisa membayangkan, para alumni yang notabene masih berstatus pelajar tingkat SMA bisa melakukan tindakan seperti itu.

"Minum-minuman keras, matiin rokok dilidah, itu saya tidak bisa membayangkan itu dilakukan oleh anak-anak, prihatin saya, saya prihatin sekali. Mudah-mudahan orang tuanya bisa memberikan perhatian tambahan. Dan, kemudian sekolahnya juga bisa memberikan sanksi kalau diperlukan," tuturnya.

Untuk menindaklanjuti aksi kekerasan tersebut, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan mengadakan pertemuan dengan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Swasta (MKKSS) untuk mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Harus kita eliminasi ya, harus kita hilangkan kekerasan seperti ini. Saya akan berembuk dengan MKKSS dan saya kemarin sudah bertemu dengan guru-guru Kepala Sekolah swasta dalam beberapa level ada tingkat SD SMP untuk merumuskan gimana sih cara solusinya? Apa yang bisa kita lakukan oleh kita semua untuk menghilangkan kekerasan," papar Benyamin. [obi]

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds