Ini Penjelasan Prabowo Pertahanan Indonesia Makin Kuat

Keamanan  SELASA, 12 NOVEMBER 2019 , 02:22:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Ini Penjelasan Prabowo Pertahanan Indonesia Makin Kuat

Menhan Prabowo Subianto/Net

RMOLBANTEN. Kebijakan pembangunan pertahanan negara akan dilakukan dengan model sistem yang terintegrasi.

Pasalnya, ancaman militer, non-militer dan ancaman hibrida terjadi secara aktual dan potensial yang menghantui bangsa Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto dalam rapat kerja bersama dengan Komisi I DPR RI, Kompleks DPR RI, Senayan, Senin (11/11).

Mantan Danjen Kopasus ini, menginginkan wilayah pertahanan yang logis, rasional, serta industri pertahanan yang kokoh dan bisa menghasilkan komponen alutsista vital dari dalam negeri.

"Saya bersyukur dari beberapa hari keliling, ternyata kita mampu membuat bahan yang sangat penting, peluru dan hampir semua roket dan sebagainya mampu dibuat di dalam negeri dan bahan bakunya semuanya ada di dalam negeri,” ungkap Prabowo.

Prabowo optimis dalam lima tahun mendatang Indonesia memiliki industri pertahanan yang kuat lantaran mampu memproduksi bahan-bahan alutsista dari dalam negeri.

"Sekarang pun produk kita banyak dibeli bangsa lain, produk-produk Pindad, PAL, PTDI sudah banyak dibeli bangsa lain," katanya.

"Kita ingin postur pertahanan negara kita menuju kekuatan TNI bisa menjadi kekuatan regional yang disegani,” sambungnya.

"Kita juga ingin mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan proporsional yang mampu menanggulangi ancaman di berbagai troublespot secara bersamaan dengan kekuatan yang tangguh,” tutup Prabowo. [dzk] 

Video:
Kenapa Wakil Panglima TNI Diperlukan?


Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds