Tatu: Angka Stunting Kabupaten Serang Di Bawah Nasional

Kesehatan  RABU, 13 NOVEMBER 2019 , 00:38:00 WIB | LAPORAN: OBI JAYA

Tatu: Angka <i>Stunting</i> Kabupaten Serang Di Bawah Nasional

Ratu Tatu Chasanah/Dok

RMOLBANTEN. Angka stunting atau kondisi gagal pertumbuhan tubuh dan otak akibat kekurangan gizi dalam waktu lama di Kabupaten Serang pada 2018 sebesar 19 persen, masih di bawah angka nasional sebesar 26,6 persen.

Hal itu disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat membuka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Kabupaten Serang di lingkungan Hotel Patrajasa, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Selasa (12/11).

"Kami terus melakukan sosialisasi pola hidup sehat kepada masyarakat agar sadar dengan kesehatannya sendiri," ujar Tatu.

Tatu menilai, capaian pemerintah pembangunan kesehatan bisa dilihat dari angka stunting dan angka kematian ibu dan angka kematian neonatal.

"Saya meminta generasi sehat yang kita perjuangkan bersama dapat menjadi sumber daya manusia unggul dan berkualitas," ujarnya.

Pihaknya saat ini terus melakukan kampanye perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS) kepada masyarakat sebagai dasar pembangunan kesehatan. Saat ini capaian pembangunan kesehatan di Kabupaten Serang cukup menggembirakan.

"Pembangunan kesehatan sebagai pelaksanaan amanat Undang-Undang Dasar Tahun 1945, telah mencapai hasil yang menggembirakan. Pembangunan kesehatan kita telah berkontribusi dalam pembangunan manusia dan usia harapan hidup," ujarnya.

Sekadar diketahui, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Serang mengalami peningkatan dari 65,60 poin menjadi 65,93 poin. Atau mengalami pertumbuhan sebesar 0,48 poin.  

Sementara angka harapan hidup warga Kabupaten Serang meningkat dari 64,02 tahun menjadi 64,22 tahun serta peningkatan indeks kesehatan dari 64,04 poin menjadi 68,03 poin.

Pemkab Serang terus melakukan perluasan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan melalui pembangunan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan dan menambah jumlah tenaga puskesmas yang berkelanjutan.

Termasuk pengadaan bantuan 100 buah ambulans desa, serta penyediaan dana reward untuk 7.665 orang kader dari 1.533 posyandu di Kabupaten Serang.

Sementara itu,  Kepala Dinkes Kabupaten Serang, Sri Nurhayati mengatakan, peringatan HKN dilakukan untuk menguatkan silaturahmi antar pegawai kesehatan dengan perlombaan antar puskesmas yang di Kabupaten Serang. Kemudian dalam rangka mengampanyekan PHBS kepada masyarakat.

"Dari kegiatan ini tentunya juga bertujuan agar kita makin solid dalam melaksanakan program kesehatan yang sudah ditentukan oleh Bupati Serang dan Wakil Bupati Serang," pungkasnya. [obi]



Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds