Gagah-Gagahan, Warga Amankan Polisi Gadungan Di Ciputat

Keamanan  RABU, 13 NOVEMBER 2019 , 15:33:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Gagah-Gagahan, Warga Amankan Polisi Gadungan Di Ciputat

Polisi gadungan diamankan/LAN

RMOLBANTEN. Warga disekitar kolong Flyover Ciputat, Tangsel mencurigai gerak-gerik salah satu anggota Polisi lalu lintas yang mengenakan kaos abu-abu bertuliskan Polisi serta penutup wajah memberhentikan pengendara yang melawan arus.

Warga yang merasa curiga terhadap polisi tersebut kemudian menanyakan bertugas di kesatuan mana.

"Saya curiga ini anggota polisi yang resmi atau bukan. Makanya saya tanya, Bapak dinas di mana, di jawab dinas diLebak Bulus. Saya kontak anggota Polsek Ciputat, Pak ada orang demikian, ya sudah merapat," ujar Indra, Rabu (13/11).

Polisi gadungan ini sempat diamankan di bengkel tempat Indra bekerja. Bahkan, polisi gadungan itu melakukan hal semacam tilang kepada pengendara sepeda motor yang melawan arus dan meminta uang.

"Jadi dia melakukan tilang tidak resmi, dia minta bayaran," ucapnya.

Sampai sekira pukul 11.00 WIB, mobil Unit Reskrim Polsek Ciputat tiba dan membawa pria tersebut ke Mapolsek Ciputat.

Sementara Kapolsek Ciputat, Kompol Endy Mahandika membenarkan bahwa pria tersebut merupakan polisi gadungan.

"Ya benar ini oknum warga yang menyamar sebagai anggota Polri, polisi gadungan lah. Kita sudah amankan," terang Endy saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Ciputat, Iptu Erwin Subekti menyampaikan polisi gadungan yang menilang beberapa pengendara di bilangan kolong flyover Ciputat, Tangsel masih berusia remaja.

"Masih 13 tahun umurnya, masih anak-anak," ujarnya.

Erwin mengatakan motif dari anak-anak yang belum memiliki kartu identitas itu hanya untuk gagah-gagahan. Dan, ada kemungkinan menjadi polisi gadungan itu seperti permainan saja.

"Buat gagah-gagahan saja. Mungkin dia enggak ada teman, jadi main polisi-polisian," ucapnya.

Saat ini jajaran Polsek Ciputat sedang memanggil orang tua dari anak yang masih duduk di bangku SMP itu.

"Ya saat ini kita sedang panggil orang tuanya," jelasnya. [dzk]




Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds