Tolak Kenaikan UMK Dan BPJS Kesehatan, Buruh Di Tangerang Ancam Demo

Keamanan  RABU, 13 NOVEMBER 2019 , 20:56:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Tolak Kenaikan UMK Dan BPJS Kesehatan, Buruh Di Tangerang Ancam Demo

Demo buruh/NET

RMOLBANTEN. Buruh Tangerang mengancam menggelar aksi unjuk rasa untuk menolak kenaikan upah minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2020. Aksi tersebut akan dilakukan jika upaya dialog dengan stakeholder terkait tidak dapat menemukan mufakat.

Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Tangerang Raya, Jumali mengungkapkan, pihaknya menilai besaran kenaikan UMK tahun 2021 sebesar 8,51 persen berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 75/2015 tentang pengupahan sudah tidak sesuai dengan biaya kebutuhan hidup.

"Kami menginginkan kenaikan UMK tahun 2020 sebesar 12 persen, karena hal itu sudah berdasarkan survei kebutuhan hidup layak (KHL) yang sesuai dengan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003," ujar Jumali, Rabu (13/11).

Tak hanya itu, pihaknya juga menyoroti perihal rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada semua kelas. Pasalnya, hal tersebut dinilai akan semakin membebani kaum buruh.

"Yang kami suarakan nanti hanya dua poin. Terkait kenaikan upah dan kenaikan iuran BPJS, jika usulan penolakan kenaikan UMK dan iuran BPJS kepada pemerintah tak menemukan titik terang maka kami akan turun ke jalan," jelasnya.

Sejauh ini, kata Jumali, para buruh di Tangerang sedang memaksimalkan upaya berdialog atau musyawarah untuk mufakat. Namun, walaupun berunjuk rasa, Jumali menyatakan aksi massa nantinya akan berlangsung damai tanpa mengganggu ketertiban umum.

"Kalaupun demo, dipastikan berlangsung damai. Tentunya kita juga menjaga supaya tidak mengganggu ketertiban umum," tuturnya.

Rencananya, ribuan buruh dari FSPMI Tangerang Raya yang saat ini berjumlah 150 Pengurus Unik Kerja (PUK) akan bergabung dengan massa FSPMI Pusat. Aksi akan terpusat di Jakarta.

"Kurang lebih seribu buruh. Kami juga tidak ada sweeping, hanya minta perwakilan massa saja dari PUK," paparnya.

Diketahui, UMK Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan tahun 2019 sebesar Rp 3.869.717. Sedangkan untuk UMK tahun 2019 Kabupaten Tangerang Rp 3.841.368. [ars]

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds