Dewan Banten Diminta Input Langsung Aspirasi Melalui Simral

Parlemen  JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 19:40:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Dewan Banten Diminta Input Langsung Aspirasi Melalui Simral

Foto: Repro

RMOLBANTEN. Pimpinan dan Anggota DPRD Banten diminta langsung menginput berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses ke dalam sistem informasi manajemen perencanaan penganggaran dan pelaporan (Simral) yang dimiliki Pemprov Banten.

Begitu kata Wakil Ketua DPRD Banten Nawa Said Dimyati usai mengikuti sosialisasi penggunaan Simral bagi anggota DPRD Banten, Jumat (15/11).

"Khusus untuk internal anggota DPRD Banten agar mampu menyampaikan aspirasi masyarakat langsung ke Simral. Dulu kan sudah pernah kemudian anggota DPRD-nya ganti. Nah sekarang ini mulai kembali khususnya yang saat ini berkaitan dengan menghadapi reses," katanya.

Ia mengatakan, untuk pelaksanaan Simral tahun ini terutama untuk pembahasan anggaran Tahun 2021 karena untuk pembahasan anggaran 2021 tersebut sudah dimulai pada Januari 2020.

Sedangkan untuk proses penganggaran 2020 tidak bisa dilaksanakan karena pembahasan APBD 2020 sudah selesai, sehingga yang saat ini dilaksanakan adalah untuk pembahasan RAPBD 2021.

"Tadi yang hadir dari dewan banyak. Namun yang lebih banyak kan tenaga ahli (TA) anggota, karena yang akan menginput adalah TA masing-masing anggota dewan itu," kata politisi Demokrat tersebut.

Ia mengatakan, selain untuk memasukan aspirasi masyarakat melalui Simral tersebut, juga anggota DPRD Banten bisa melihat dalam Simral berkaitan dengan perencanaan pembangunan di Pemprov Banten, karena dalam Simral tersebut ada perencanaan, penganggaran dan juga pelaporan.

"Jadi untuk kita tahu tentang RKA itu ya bisa lihat di situ. Setiap anggota dewan punya akun masing-masing," ungkapnya.

Ia berharap anggota DPRD Banten bisa memanfaatkan sisitem tersebut dengan sebaik-baiknya, karena sisitem ini sudah diakui keunggulannya bahkan sudah dijadikan pilot project secara nasional termasuk diapresiasi oleh Bank Dunia.

"Jadi kawan-kawan anggota dewan harus memanfaatkan dengan baik, pertama untuk mendorong aspirasi publik agar program-program masuk dalam perecanaan di APBD. Juga untuk menganalisa serapan anggaran dan lainnya," kata Nawa yang merupakan politisi Demokrat ini.

Sebelumnya Tim Bank Dunia (World Bank) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Banten dalam rangka melakukan pemantauan sistem pengelolaan keuangan di Provinsi Banten melalui Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan (Simral).
     
Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda)  Banten, Muhtarom mengatakan, tim dari World Bank mengapresiasi upaya pemprov  dalam penerapan sistem pengelolaan keuangan di Provinsi Banten melalui Sistem Informasi Manajemen Perencanaan Penganggaran dan Pelaporan (Simral).
    
"World Bank menyatakan sangat mengapresiasi terhadap kinerja kepemimpinan Gubernur Banten Wahidin Halim yang telah mampu menerapkan sistem perencanaan, penganggaran, penatausahaan keuangan dan pelaporan yang terintegrasi dengan menggunakan 1 (satu) database untuk semua tahapan melalui Simral," kata Muhtarom yang menerima kunjungan tim World Bank tersebut.
    
Aplikasi Simral yang telah diterapkan oleh Pemprov Banten sudah tepat, efektif dan efisien.
Selain itu, World Bank juga mengharapkan agar aplikasi Simral yang diterapkan di Provinsi Banten dapat digunakan untuk pengelolaan keuangan APBN dan APBD di Indonesia.[dzk]

 

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds