Legislator Muda Banten Apresiasi Kejagung Sikat Jaksa Nakal

Hukum  SENIN, 18 NOVEMBER 2019 , 20:16:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Legislator Muda Banten Apresiasi Kejagung Sikat Jaksa Nakal

Rano Al Fath/Dok

RMOLBANTEN. Rencana Kejaksaan Agung (Kejagung) menindak tegas oknum jaksa nakal yang main proyek di daerah mendapat respon positif dari sejumlah kalangan.

Selain menjaga marwah kelembagaan, tindakan tegas itu dapat menjaga iklim investasi dan pembangunan.

"Saya kira, ini patut dicermati agar jadi perhatian,” kata Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Rano Alfath dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/11).

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten juga langsung merespons pernyataan Presiden Jokowi yang menginstruksikan Kejagung terkait oknum Jaksa yang diduga melakukan pemerasan terhadap pelaku usaha di daerah.

Kejati secara tegas akan memecat oknum Jaksa yang melakukan pemerasan dan yang bermain proyek di pemda.

Sebelumnya, saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III bersama Kejaksaan Agung RI pada 7 November 2019 lalu, Rano bertanya tentang keberadaan oknum Jaksa nakal di ranah penegakan hukum serta komitmen Kejagung untuk mengatasi masalah tersebut.

Politisi PKB tersebut memaparkan, bahwa data dari Komisi Kejaksaan sepanjang tahun 2018 kemarin mencatat ada lebih dari 200 orang jaksa nakal yang terlibat dalam kasus.
Angka tersebut meningkat dari tahun 2017 yang berjumlah 195 orang.

Rano mengapresiasi respon Jaksa Agung yang telah mengaminkan untuk memperkuat strategi  dalam memberantas oknum jaksa nakal sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi.

"Ini sudah pernah saya nyatakan di RDP. Saya salut dan apresiasi komitmen Jaksa Agung yang telah tegas menyatakan bahwa mereka akan bina atau binasakan jaksa nakal ini,” tutur Rano.

Rano menambahkan, bukan hanya soal penindakan, akan tetapi juga harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan masyarakat yang ingin melakukan pengaduan.

"Terlebih di daerah yang minim pengawasan dan pengetahuan. Karena setelah saya tinjau kembali, kasus kasus tersebut kebanyakan terjadi di daerah,” ujar Ketua DPD KNPI Provinsi Banten ini.

Legislator muda tersebut juga beranggapan bahwa jaksa yang berprestasi harus diberikan apresiasi dan penghargaan. Sebab, mereka telah memenuhi amanat hukum yang sesuai dengan undang-undang.

Selain itu, Rano juga mengingatkan janji Jaksa Agung untuk mendahulukan putra daerah dalam seleksi jaksa di daerah masing-masing.  

"Sebaiknya pak Jaksa Agung juga melakukan follow up terkait wacana prioritaskan putra daerah. Karena selain menyerap tenaga kerja secara spesifik di daerah, juga sebagai representasi daerah dalam usaha penegakan hukum yang lebih inklusif ke semuanya,” tutup Rano. [dzk]



Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds