Alin Sarankan Pemkot Tangsel Buat Portal Khusus Anggaran

Parlemen  SELASA, 19 NOVEMBER 2019 , 03:32:00 WIB | LAPORAN: AHMAD RIZKI SUHAEDI

Alin Sarankan Pemkot Tangsel Buat Portal Khusus Anggaran

Li Claudia Chandra (Alin)/Net

RMOLBANTEN. Proses penyusunannya RAPBD Kota Tangerang Selatan 2020 masih jauh dari prinsip akuntable. Pasalnya, detail anggaran yang diajukan oleh Pemkot Tangsel kepada DPRD kurang transparan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel Li Claudia Chandra dari Fraksi Gerindra-PAN, Senin (18/11).

Menurutnya, selama pembahasan RAPBD, DPRD belum mendapatkan Rancangan Kerja Anggaran (RKA). Hal itu, membuat kesulitan para wakil rakyat dalam membahas anggaran yang akan diajukan oleh Pemkot untuk tahun anggaran 2020 nanti.

"Pembahasan Badan Anggaran pada hari Kamis, (14/11) lalu, kami meminta RKA. Tetapi Pemkot Tangsel tidak memberikan dokumen tersebut. Bagaimana kami bisa melakukan pembahasan kalau dokumen Rencana Kerja Anggarannya tidak kami pegang,” katanya.

Ketua DPC Gerindra Tangsel yang akrab disapa Alin menjelaskan, bahwa Fraksi Gerindra-PAN menuntut Pemkot Tangsel, terbuka terkait anggaran.

"Kedepan kami meminta Dokumen RKA harus sudah diberikan jauh hari sebelum pembahasan, tidak ada lagi seperti hari ini, RKA diberikan pada saat mulai rapat pembahasan,” ucapnya.

Alin menyarankan, Pemkot Tangsel menyediakan sebuah portal resmi terkait penyusunan anggaran, yang bisa diakses oleh publik.

"Pemkot Tangsel harus menyediakan website khusus yang bisa diakses dan di pantau oleh seluruh masyarakat,” paparnya.

Kata Alin, desakan keterbukaan anggaran itu bukan untuk menghambat proses pembahasan R-APBD 2020. Akan tetapi desakan keterbukaan anggaran tersebut sebagai bentuk menjalankan fungsi dalam penganggaran dan pengawasan.

"Kami bukan ingin menghambat proses pembahasan RAPBD, kami berkewajiban menjalankan fungsi dan tugas kami dalam penganggaran dan pengawasan. Kami tidak ingin se-rupiah pun uang masyarakat tidak jelas penggunaannya,” ungkapnya.

"Kami Fraksi Gerindra-PAN ingin membangun budaya transparan dan akuntabilitas dalam penggunaan uang Rakyat,” pungkasnya. [obi]

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds