Oknum Petugas Keamanan Halangi Satpol PP Sita Miras

Kota Tangerang  SELASA, 19 NOVEMBER 2019 , 20:29:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Oknum Petugas Keamanan Halangi Satpol PP Sita Miras

Satpol PP sita miras/AUL

RMOLBANTEN. Seorang oknum petugas keamanan kedai kopi di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang menghadang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang saat kedai kopi tempatnya bekerja hendak dirazia petugas, Selasa (19/11).

"Jangan asal masuk aja, minimal koordinasi dulu dong dengan kita," kata salah seorang oknum keamanan kepada petugas yang sedang melakukan pendataan minuman yang sedang disita.

Bukan cuma itu, oknum anggota keamanan tersebut sempat menghalang-halangi petugas dengan berdalih semua administrasi perizinan dari cafe tersebut telah lengkap.

"Semua udah ada izin, jangan main sita aja," ungkapnya.

Meski demikian petugas tetap membawa puluhan kardus berisi minuman keras yang disimpan di dalam gudang yang tidak jauh dari posisi kios kopi tersebut.

"Tunggu jangan dibawa dulu kan saya bilang sudah ada izinnya, pimpinan saya sedang kesini," ucapnya.

Meski begitu, petugas Satpol PP yang juga didampingi unsur TNI dan Polri tersebut berupaya menjelaskan perihal Peraturan Daerah yang mengatur mengenai larangan penjualan minuman keras di Kota Tangerang.

"Ya sudah kami cuma lakukan pendataan dulu kok. Kami tunggu bosnya kesini tapi suruh bawa ya surat surat kelengkapannya," ujar salah seorang petugas sambil seraya meninggalkan oknum keamanan tersebut.

Tidak menunggu lama, tiba tiba salah seorang yang mengaku atasan dari anggota kemanan tersebut datang dan memberikan penjelasan kepada petugas jika cafe yang kedapatan menjual miras tersebut telah memiliki izin kendati dirinya tidak dapat menunjukannya saat diminta oleh petugas.

"Ya sudah untuk sementara minuman ini kami bawa dulu ya, kalau memang ada izinnya minuman ini dapat kembali diambil kok kan lengkap saya kasih tanda terima dan kami memastikan tidak akan berkurang sedikitpun," kata petugas penegak perda tersebut.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Satpol PP Kota Tangerang, A. Gufron Falfeli mengatakan, pihaknya akan melakukan penindakan kepada setiap pelaku usaha yang kedapatan melanggar peraturan daerah Kota Tangerang tanpa terkecuali.

"Kami tidak akan mentolelir siapapun yang menjual minuman keras, mau itu toko besar ataupun toko kecil akan kita sapu bersih," jelasnya.

Menurut dia, upaya untuk menekan peredaran minuman keras di Kota Tangerang akan terus dilakukan agar ruang gerak dari peredaran miras dapat dipersempit sehingga kenyamanan dan kententraman masyarakat dapat terus terpelihara dengan sebaik-baiknya.

"Bentuk pelayanan yang dapat kami berikan kepada masyarakat adalah kenyamanan melalui serangkaian penertiban yang kami laksanakan, dan kami akan terus berkomitmen dan konsisten melakukan serangkaian penertiban tersebut," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds