Geruduk DPRD Tangsel, Massa Somats Desak APBD Disahkan

Kota Tangerang Selatan  SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 18:18:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Geruduk DPRD Tangsel, Massa Somats Desak APBD Disahkan

Masa Somats demo DPRD Tangsel/LAN

RMOLBANTEN. Dinilai lambat dalam pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), ratusan massa dari Solidaritas Masyarakat Tangerang Selatan (Somats) mendatangi Gedung DPRD Tangsel di Setu, Tangsel, Senin (2/12).

Dalam tuntutannya masa Somats mendesak Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) 2020 yang baru saja disetujui bersama antara DPRD dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel pada Sabtu (30/11), segera disahkan menjadi APBD 2020.

Lambatnya persetujuan hingga batas akhir itu, rupanya dinilai masyarakat menduga ada intrik politik dalam proses pembahasannya.

Sehingga dikhawatirkan nantinya berdampak pada pengesahan APBD yang menjadi lambat.

Masa datang dengan berpakaian baju koko membawa beragam poster bentuk dukungan terhadap DPRD agar pengesahan APBD segera dipercepat.

Koordinator Aksi, Tomy Irawan mengatakan, APBD adalah elemen utama keberlangsungan pembangunan daerah dan tetap terpenuhinya pelayanan masyarakat yang profesional. Maka sebagai obyek utama pembangunan, masyarakat harus turut serta memastikan APBD di bahas tidak berlarut-larut.

Menyikapi persetujuan bersama R-APBD menjadi APBD maka Somats mendukung penuh DPRD Tangsel untuk segera menetapkan R-APBD Tangsel menjadi APBD,” ujar Tomy, Senin (2/12).

Dukungan tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat untuk menjaga  proses pembangunan dan pelayanan publik terus terpenuhi di Tangsel.

Tak hanya itu saja, pencapaian program RPJMD tangsel 2016-2021 juga bisa cepat terpenuhi.

"Sebagai pemegang mandat kami meminta kepada seluruh fraksi untuk menyetujui dan tidak menggeser dinamika yang ada di internal DPRD Tangsel menjadi konsumsi publik, yang pada akhirnya merusak kondusifitas Tangsel sebagai rumah kita bersama," tuturnya.

Aksi masa diterima langsung oleh empat pimpinan dewan, yaitu Abdul Rasyid, Iwan Rahayu, Li Claudia Chandra, dan Mustopa.

Abdul Rasyid mengatakan bahwa saat ini R-APBD yang telah disetujui bersama itu, saat ini tengah dibahas oleh Pemerintah Provinsi Banten.

"Paling lama 7 hari setelah R-APBD dibahas di Pemprov Banten, kami sebagai wakil rakyat akan bekerja maksimal . Kami selaku dewan sangat terbuka," ujar pria yang akrab disapa Ocil.

Mengenai postur APBD sendiri, DPRD Tangsel sudah menjalankan tugas, fungsi dan kewenangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk kepentingan pembangunan Tangsel.

"Postur anggaran Rancangan APBD Tahun 2020 sudah mencerminkan kepentingan masyarakat. Dimana postur Anggaran Belanja Tidak Langsung sebesar 28 persen dan Belanja Langsung sebesar 72 persen dari 3.9 Triliun. 72 persen untuk kepentingan masyarakat, sementara 28 persen untuk gaji pegawai atau operasional Pemkot Tangsel," pungkasnya. [dzk]






Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds