Pelaporan Keuangan 7 OPD Banten Mengkhawatirkan, Dindikbud Terparah

Daerah  SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 21:32:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Pelaporan Keuangan 7 OPD Banten Mengkhawatirkan, Dindikbud Terparah

Gubernur Wahidin Halim/Repro

RMOLBANTEN. Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyelesaikan kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten.

Pasalnya hingga akhir tahun 2019 administrasi pelporan keuanganya sangat buruk.

Tak hanya Dindikbud, ada enam organissi perangkat daerah (OPD) lainnya yang kinerja tak beda jauh dengan Dindikbud.

Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) usai memimpin Rapim kepada wartawan di Pendopo KP3B Curug, Kota Serang, Senin (2/12) mengungkapkan, kinerja Dindikbud masih jauh dari harapan.

Kinerja dindik payah. Nanti saya rotasi semuanya,” katanya.

Adapun serapan anggaran, WH mengungkapkan, serapan keuangan seluruh OPD sudah mencapai 90 persen.

Ia mengaku, tidak ada kegiatan yang diluncurkan pada akhir 2019 ini.

Rata-rata sudah 90 persen. Hasil evaluasi fisik kan sudah 90 persen dan nggak ada yang gagal. Kecuali satu itu pembangunan sampah regional, karena masyarakatnya keberetan. Makanya kita pendekatan dulu. Nanti kita rapatkan lagi, terakhir evaluasi minggu depan,” jelasnya.

Sementara, Plt Kepala Dindikbud Banten, M Yusuf mengaku, sorotan kinerja yang diberikan WH kepada Dindikbud dalam upaya memacu pihaknya untuk melakukan perbaikan.

Sekarang kan kita dalam proses perbaikan. Ini kita sedang perbaiki. Indikator mana saja yang memang harus diperbaiki. Intinya semua kinerja kita perbaiki semua, mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi, dan bisa memenuhi target RPJMD (Rencana Pembangunan Juangka Menengah Daerah),” kata Yusuf.

Dirinya juga tidak memungkiri persoalan administrasi masih menjadi kendala, khususnya dalam pelaporan.

Namanya administrasi kan kita ada 240 an sekolah, lima KCD (Kantor Cabang Dinas). Jadi teknisnya mungkin ada laporan terakhir yang belum masuk semua. Namanya sekolah ada di ujung sana satu di sini satu, itu aja sebenarnya,” jelasnya.

Untuk serapan anggaran, Yusuf mengungkapkan, serapan anggaran Dindikbud mencapai 74 persen dari total anggaran sebesar Rp 1,09 triliun.

Ia juga menargetkan sisa anggaran akan diproses pada Desember ini.

20 persennya kita proses minggu ini. Kan ini bulan terakhir, dan sebenarnya pimpinan kan mendorong biar cepat menyelasikan adminstrasi, kalau belum membayar bisa disegerakan. Soal kendala itu kan banyka faktor, tapi intinya kita sedang berproses,”  ujarnya.

Terkait rencana adanya rotasi pejabat Dindikbud akibat buruknya kinerja, Yusuf meminta awak media untuk menanyakan lebih lanjut ke WH.

Soal rotasi saya belum tahu. Coba tanya ke beliau,” katanya.

Terpisah, Kepala Biro Admisnitrasi Pembangunan (Adpem)  Banten, Mahdani membenarkan jika Dindikbud menjadi sorotan pada Rapim kali ini, khususnya terkait proses administrasi pelaporan keuangan.

 Dindik masih belum clear (beres), memang kan nilainya juga masih gede. Masih ada hampir Rp 1 triliun yang harus diselesaikan. Dan solusinya harus menambah orang untuk menginput data,” katanya.

Selain Dindikbud, lanjut Mahdani, terdapat ada enam OPD lain yang masih belem menyelesaikan administrasi. Enam OPD itu yaitu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pekerjaam Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Banten dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Semua pelaporan harus masuk dalam Sirup (Sistem Informasi Rencana umum Pengadaan). Kalau utnuk realisasi secara umum untuk pendaptan itu 90 persen, realisasi keuangan 70 persen dan fisik sudah 85 persen. Kita masih ada waktu 20 hari lagi kita akan kebut disitu,” pungkasnya. [dzk]








Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

Sandiaga Uno Usai Upacara Senja

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 21:18:00

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

Gubernur dan Kapolda Sambangi RSUD Pandeglang

KAMIS, 10 OKTOBER 2019 , 17:04:00

The ads will close in 10 Seconds