Ini Cerita Sopir Kontainer Yang Terguling Di Serpong

Kota Tangerang Selatan  JUM'AT, 06 DESEMBER 2019 , 16:20:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Ini Cerita Sopir Kontainer Yang Terguling Di Serpong

Evakuasi truk terguling/LAN

RMOLBANTEN. Sopir truk kontainer milik PT Transmaju Ekspresindo bernomor polisi B 9083 UIW yang terguling di Jalan BSD Grand Boulevard tepatnya diperempatan Jalan Promoter BSD,  menceritakan kronologis kejadian tergulingnya mobil yang dikendarainya.

Sopir truk yang diketahui bernama Norman (40) ini, mengaku mengantuk sehingga hilang fokus dan berbelok terlalu tajam.

"Saya mau belok, dari arah sana (Jalan Letnan Soetopo) mau belok ke kiri (Jalan BSD Golden Boulevard) oleng mungkin karena saya ngantuk lelah," ujar Norman, Jumat (6/12).

Ia juga menjelaskan pada saat berbelok truk kontener dari Tanjung Priok menuju Taman Tekno, Setu, Tangsel tersebut melaju dengan kecepatan 20 kilometer.

"Kalau ini isinya enggak tau, tapi mau dikirim ke pabrik garmen gitu. Pas belok kecepatan 20 kilometer, saya juga lihat jalan kosong," ucapnya.

Proses evakuasi pemisahan kontener dari truk memakan waktu satu jam lebih menggunakan forklift.

Akan tetapi, untuk evakuasinya kontener hanya bisa di evakuasi melalui crane.

"Tadi udah bisa diakalin, karena tadi kan ngonci ngelock (kontainer). Kalau isinya pake forklift enggak bisa, mungkin pake crane bisa. Sembari nunggu pengurus saya," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan RMOL Banten, salah satu saksi, Dimas mengatakan kontainer saat terguling menimbulkan suara yang cukup keras terdengar seperti petir.

"Abis Jumatan kejadiannya. Orang saya lagi buka rolling door tiba-tiba kaya ada suara petir. Pas saya lihat, kontener keguling," ujar Dimas.

Beruntung Dimas, pada saat kontener terguling tak ada pengendara yang melintas. Ia menduga sang sopir pada saat berbelok terlalu tajam.

"Untungnya jalan lagi kosong bang. Kayanya ini sopir beloknya terlalu tajam jadi enggak kuat," imbuhnya.

Kini pihak kepolisian dibantu dengan Dinas Perhubungan Tangsel berusaha memindahkan kontener tersebut. Akan tetapi, karena beban kontener 30 ton mobil derek Dishub Tangsel tak kuat mengangkat kontener tersebut.

Arus lalu lintas dari Ciater menuju Eka Hospital pun ditutup dan dialihkan ke ITC BSD. [dzk]






Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds