Minimalisir Konflik Pilkades, Camat Kumpulkan Cakades

Daerah  SENIN, 09 DESEMBER 2019 , 19:24:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

Minimalisir Konflik Pilkades, Camat Kumpulkan Cakades

Doni Hermawan/MUL

RMOLBANTEN. Camat Banjar, Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan mengumpulkan calon kepala desa (cakades) Citalahab untuk meminimalisir konflik antarpendukung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 15 Desember 2019 mendatang.

Camat Banjar, Doni Hermawan menuturkan, Pilkades di Citalahab tergolong ketat karena diikuti lima kandidat. Cakades yang dikumpulkan untuk memastikan bahwa wilayah yang menyelenggarakan Pilkades dalam situasi yang kondusif.

"Kalau kekhawatiran tidak. Karena tidak akan terpengaruh dengan kondisi ini. Ini hanya silaturahmi saja kepada para calon untuk menjaga komunikasi dalam bermasyarakat," ujarnya, Senin (9/12/2019).

Dengan dilakukannya silaturahmi antar kandidat, calon yang memenangi pemilihan bisa turut merangkul para cakades yang gagal tanpa menimbulkan gejolak di masyarakat.

"Nanti ke depan ada yang menjadi Kades, ini bisa lagi dipererat antar calon," sambungnya.

Menurutnya, agenda kunjungan tersebut bukan kali pertama. Sebab, kegiatan serupa sudah menjadi tradisi dari Kades yang menjabat saat ini, semata-mata demi terciptanya kondusifitas di wilayah Kecamatan Banjar.

"Jadi memang silaturahmi ini dengan Kepala Desa yang menjabat, kepada calon Kades di Citalahab adalah suatu kebiasaan yang dilakukan sejak lama. Ini merupakan hal yang baik, yang harus dilestarikan oleh kita. Memang kita harus menjaga silaturahmi kepada calon," jelas Doni.

Adapun perihal pengamanan, lanjut mantan Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang itu, pihaknya terus mengintensifkan pengawasan menjelang pemilihan. Patroli kesetiap basis calon terus ditingkatkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Karena semakin dekat, konstelasi politiknya semakin memanas. Sehingga kita butuh banyak pemantauan terhadap calon maupun pendukungnya," ujarnya.

Dia bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) juga terus membahas langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi tindakan di luar ketentuan.

"Kami bersama muspika akan terus membahas langkah-langkah yang harus dilakukan. Karena kami tidak ingin kecolongan terhadap hal-hal diluar ketentuan," tandas mantan Kabag Pemerintahan Setda Pandeglang itu. [ars]

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds