Miliki Senpi Dan Edarkan Narkoba, Dua Pria Ini Diciduk Tim Vivers

Hukum  RABU, 11 DESEMBER 2019 , 03:22:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Miliki Senpi Dan Edarkan Narkoba, Dua Pria Ini Diciduk Tim Vivers

Barang bukti Senpi/LAN

RMOLBANTEN. Dua pria yang kedapatan mengendarkan narkotika jenis sabu dan ganja serta memiliki senjata api (Senpi) rakitan diciduk Tim Vipers Polsek Kelapa Dua.

Dua pria atas nama AJH (29) dan WM (31) ditangkap dari lokasi yang berbeda. WM ditangkap di wilayah Poris Jaya, Batu Ceper, Tangerang. Sementara pelaku lainnya, AJH, ditangkap di kawasan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Dari penangakapan tersangka WM didapati satu plastik sabu dan lima bungkus ganja kering. Anggota kemudian melakukan pemeriksaan dan pengembangan. Dari pemeriksaan tersebut, Wahyu mengaku mendapat barang dari AJH," ujar Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangsel, Senin (9/12).

Atas pengakuan WM, anggota kemudian melalukan pengejaran ke rumah tersangka AJH di kawasan Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Ketika anggota menggeledah rumah AJH ditemukan barang bukti sabu 0,66 gram, paket ganja kering 3,52 gram dan juga didapati satu senpi rakitan, dua buah senjata air soft gun, satu senjata pen gun beserta 21 peluru tajam dan 173 butir peluru ram merek superfix," terangnya.

Dari pengakuan AJH atas kepemilikan senjata api rakitan, senjata air soft gun dan pen gun didapatinya dengan cara membeli disalah satu penjualan online shop.

"Semua senjata yang diperoleh dibelinya secara online dengan harga yang berbeda-beda. Untuk dua air soft gun dibeli seharga masing-masing Rp 2 juta, senpi rakitan seharga Rp 4 juta dan satu pen gun seharga Rp 1 juta beserta pelurunya," kata Ferdy.

AJH mengaku kepemilikan senjata api hanya untuk berjaga-jaga disaat sedang bertransaksi narkotika maupun sedang memakai barang haram tersebutm

Atas perbuatannya itu, WM dan AJH dikenakan pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) dan pasal 111 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

"Sementara untuk AJH dikenakankan pasal tambahan yakni pasal 1 ayat (1) UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak yang ancaman hukumannya hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara 20 tahun," paparnya. [dzk]



Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds