PILKADA 2020

Ramai Dukung Putra Jokowi, Bukti Parpol Juga Dukung Politik Oligarki

Politik  RABU, 11 DESEMBER 2019 , 14:29:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ramai Dukung Putra Jokowi, Bukti Parpol Juga Dukung Politik <i>Oligarki</i>

Gibran Rakabuming Raka/Net

RMOLBANTEN. Sistem pemilihan langsung telah membuka ruang yang luas. Minimnya kandidat disebabkan kegagalan partai politik memunculkan kader terbaiknya bisa bersaing dalam pilkada.

Nah, dengan alasan itu praktik oligarki pada Pilkada serentak 2020 sulit untuk dicegah dan tetap akan ada dengan berbagai argumenatasi.

Hal itu diungkap pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, Rabu (11/12).

Jajang mencontohkan, pada Pilkada Kota Solo 2020, yang kemungkinan besar mayoritas parpol akan mendukung putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

"Di sini jelas terlihat jika parpol sendiri yang membuka peluang praktik oligarki, karena tidak dapat dipungkiri nama besar Presiden Jokowi menjadi salah satu pertimbangan parpol dalam memberikan dukungannya, apalagi kita ketahui hampir mayoritas partai yang kemungkinan besar memberikan dukungannya ini merupakan partai koalisi pemerintah," terang Jajat.

Meskipun dalam beberapa kasus memang kerap terjadi perbedaan yang cukup mencolok terkait koalisi pada tingkat daerah yang berbeda dengan koalisi tingkat pusat.

Khusus Pilkada Solo, lanjut dia, predikat nama besar anak Presiden cukup menentukan, entah karena merupakan bagian dari koalisi pusat dengan kekhawatiran ketakutan yang akan beimbas pada posisi yang telah didapatkan di kabinet ataupun hal lain seperti minimnya kader potensial.

Embel-embel pejabat tinggi negara dalam proses pemilihan dalam budaya politik masih dianggap wajar, padahal meskipun merupakan keturunan dari pejabat ataupun orang berpengaruh belum tentu akan menentukan hasil kinerjanya kelak.

"Untuk itu poin pentingnya adalah sejauh mana peran dari semua pihak dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat sehingga tidak terpengaruh oleh kandidat yang hanya mengandalkan embel-embel nama lainnya," pungkasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds