PILKADES PANDEGLANG 2019

Kapolres Pandeglang: Antrean Lama Jadi Potensi Masalah

Keamanan  KAMIS, 12 DESEMBER 2019 , 19:34:00 WIB | LAPORAN: MAULANA

Kapolres Pandeglang: Antrean Lama Jadi Potensi Masalah

AKBP Sofwan Hermanto/MUL

RMOLBANTEN. Polres Pandeglang melakukan simulasi pengamanan dalam rangka menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Minggu 15 Desember 2019 mendatang.

Kegiatan Simulasi yang digelar dibuat semirip mungkin dengan situasi yang sebenarnya di lokasi TPS dan diharapkan personil semakin dapat mengetahui serta menguasai urutan kegiatan selama melakukan pengamanan pencoblosan di TPS.

Kapolres Pandeglang, AKBP Sofwan Hermanto mengatakan, kegiatan simulasi ini untuk menunjukkan kesiapan pihak kepolisian dalam mengamankan Pilkades. Kesiapan ini buka hanya menyiapkan pasukan saja namun melihat secara langsung apakah para personel yang ditempatkan di TPS tersebut sudah paham dalam tugasnya masing-masing.

"Paham itu dalam arti ditempatkan di tempat tugasnya, siapa ditempatkan dimana, bersama siapa, bertugas apa, bagaimana cara menjalankan tugas itu dan bertanggungjawab dengan siapa," ujar Sofwan, usai simulasi yang bertempat di Alun-alun Pandeglang, Kamis (12/12/2019).

Sofwan menjelaskan, simulasi itu melihat secara langsung tingkat pemahaman setiap personel yang ditugaskan, bagaimana cara personel mengatasi jika terdapat konflik yang terjadi wilayah tersebut. Dan kewajiban tugas dari personel-personel yang ada setiap wilayah yakni memberi himbauan kepada masyarakat, dan calon kades.

"Dalam peragaan itu, permasalahan itu ada tingkatannya eskalasinya mulai dari permasalahan yang kecil. Dalam arti kecil karena antrinya terlalu lama kemudian ada yang tidak sabar itu merupakan potensi masalah. Selanjutnya karena dengan adanya permasalahan kecil tersebut meningkat dengan ketidakpuasan panitia," jelasnya.

Dengan potensi masalah yang meningkat, pihaknya akan menambah personel untuk menambah kekuatan. Termasuk (tegasnya) tindakannya pun bukan hanya sekedar himbauan, akan tetapi memberikan perlindungan terhadap siapapun yang berada wilayah tersebut masyarakat maupun calon kades.

"Sementara itu kita sudah mendapatkan informasi daerah yang rawan. Kita juga menyiapkan jumlah pasukan berapa dan keterampilan pasukan yang ditempatkan disitu. Untuk titiknya zona merah satu, dan zona Kuning satu dan alhamdulillah yang lainnya satu," tuturnya.

Lanjut Sofwan, dalam simulasi ini pihaknya pun mengelar deklarasi damai dengan mengundang beberapa pihak, karena menurutnya pesta demokrasi ini menjadi tanggungjawab bersama bukan hanya tanggungjawab polisi saja, bukan hanya tanggungjawab dari calon saja, tapi semuanya bertanggungjawab menjaga agar proses ini bisa lancar, aman, dan tertib.

"Proses ini aman dan tertib bukan hanya sekedar ucapan, paling tidak ditunjukkan bahwa mereka betul-betul ingin menjadi aman itu dengan deklarasi," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds