PAD Cuma Tumbuh 10 Persen, Dewan Nilai Pemkot Serang Belum Serius

Parlemen  JUM'AT, 13 DESEMBER 2019 , 17:15:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

PAD Cuma Tumbuh 10 Persen, Dewan Nilai Pemkot Serang Belum Serius

Ilustrasi PAD/Repro

RMOLBANTEN. Pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Serang setiap tahunnya hanya mencapai 10 persen, hal ini menjadi evaluasi DPRD, kalau Pemkot Serang tidak serius meningkatkan PAD.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi III Bidang Keuangan daerah DPRD Kota Serang, Tubagus Ridwan Akhmad, di Kota Serang, Jumat (13/12).

Ridwan mengatakan, dari total PAD 2020 hanya mampu menyumbangkan 17 persen atau sekitar Rp 200 miliar dari total pendapatan APBD 2020 yang mencapai Rp 20 triliun.

"PAD kita hanya mampu menyumbang 17 persen, 83 persennya tergantung dana transferan pusat dalam bentuk dana alokasi umum (DAU)," ucapnya.

Kondisi itu, kata Ridwan, menunjukan rasio kemandirian daerah Kota Serang sangat kecil disamping rasio ketergantungan daerah Kota Serang terhadap dana dari pusat yang sangat besar.

"Saya kira ini membuktikan pemerintah belum serius dalam meningkatkan potensi di Kota Serang. Faktanya,  pertumbuhan PAD kita dari tahun ke tahun tidak lebih dari 10 persen," ujar Ridwan.  

"Patut dipertanyakan kinerja OPD penghasil dan OPD pemungut pajak daerahnya," sambungnya.

Ridwan optimis, jika Pemkot Serang menggali potensi-potensi yang belum ada dan memaksimalkan potensi-potensi yang sudah ada di Kota Serang. Tidak menutup kemungkinan, pertumbuhan PAD Kota Serang bisa menjadi dua kali lipat dari saat ini.

"Kalau bisa dioptimalkan, bukan suatu hal yang sulit pertumbuhan PAD Kota Serang menjadi dua kali lipat," ungkapnya.

Ditegaskan Ridwan, pihaknya akan bersikeras mendorong pemerintah dalam hal ini BPKAD Kota Serang untuk merubah dan mereformasi tata kelola PAD menjadi berbasis IT sehingga mampu meningkatkan dan mengurangi potensi-potensi kebocoran PAD Kota Serang.

"Mulai dari sistem pungutan, sistem pelaporan sampai sistem penyetoran, kita pengen semuanya berbasis teknologi. Karena itu sesuai dengan perintah undang- undang dalam Permendagri nomor 33 tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD 2020," demikian Ridwan. [dzk]

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds