Tak Perlu Ikut Campur Uighur, Pengamat: Di Istana Pasti Ada Masalah

Politik  SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 01:22:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Tak Perlu Ikut Campur Uighur, Pengamat: Di Istana Pasti Ada Masalah

Kepala Staf Presiden Moeldoko/Net

RMOLBANTEN. Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia seharusnya tidak diam dalam permasalahan Uighur.

Demikian disampaikan analis politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin, Senin (23/12).

Terkait peryataan Kepala Staf Presiden Moeldoko yang mengatakan Indonesia tidak akan ikut campur atas permasalahan negara lain. Termasuk konflik etnis dengan mayoritas muslim Uighur di Xinjiang, China.

Ujang menyebut pernyataan Moeldoko, merupakan bukti bahwa ada masalah di Istana. Padahal dalam urusan Palestina dan Rohingya Indonesia selalu terdepan.

"Kenapa urusan Uighur takut membantu. Ini standar ganda. Pasti ada masalah di Istana,” tandasnya

Soal Uighur, kata Ujang, Indonesia harusnya jangan diam. Harus bersuara. Harus  protes terkait tindakan pemerintah China kepada etnis Uighur.

"Apalagi Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia,” terang Ujang.

Sebagai umat Islam yang mengetahui saudaranya tertindas di belahan negara lain, harus dapat dibela dan diperjuangkan.

"Dalam ajaran Islam, jika ada saudara yang tertindas wajib dibela. Jika pemerintah tak ikut campur bisa saja pemerintah takut,” katanya.

"Dalam urusan Palestina, dan urusan Rohingya Myanmar pemerintah Indonesia membantu dan terdepan membela, lalu kenapa dengan Ughur,” demikian Ujang. [dzk] 

Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds