Ini Kesepakatan Forkopimda Atasi Banjir Di Bojonegara

Kabupaten Serang  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 02:35:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Ini Kesepakatan Forkopimda Atasi Banjir Di Bojonegara

Bahas banjir Bojonegara/RAG

RMOLBANTEN. Persoalan banjir yang sempat melanda Desa Bojonegara dan Margagiri, Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang disikapi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang.

Mereka menggelar rapat di Pendopo Bupati Serang, Senin (13/1), serta disepakati penyelesaian masalah dari hulu hingga hilir.

"Persoalan banjir di Bojonegara harus diselesaikan dari hulu sampai hilir. Sudah disepakati bersama,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah usai rapat.

Tatu mengurai, persoalan di hulu harus diselesaikan oleh para penambang.  

"Adapun beberapa kesepakatan, untuk persoalan dari hulu yakni di tempat penambangan batu diusulkan untuk di bangun Sabo Dam,” terang Tatu.

Kemudian di hilir, dilakukan revitalisasi sungai atau Kali Klancip. Semula lebarnya 12 meter, saat ini menyempit menjadi tiga meter.

"Ini sudah jelas jadi persoalan banjir. Sungai Klancip yang dulu bisa menampung air banyak, sekarang menyempit sehingga air meluap dan banjir. Kemudian satu lagi, terjadi sedimentasi, maka perlu dilebarkan dan dinormalisasi,” ujar Tatu.

Guna mengantisipasi agar tidak kembali banjir, sebut Tatu, aliran Sungai Klancip dari hulu sampai hilir harus dalam kondisi yang sama lebarnya, yakni 12 meter. Kemudian sungai juga harus dalam kondisi normal tidak penuh dengan lumpur dan sampah.

Kata Tatu, masih ada persoalan karena pemerintah pusat maupun daerah, tidak bisa serta merta menyediakan anggaran pada tahun ini. Butuh perencanaan anggaran sesuai aturan agar tidak melanggar ketentuan hukum.

Namun, kata dia, persoalan banjir dan masalah lain di Kecamatan Bojonegara harus diselesaikan bersama.

"Baik itu Pemda Serang, Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Banten, dan Balai Besar Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian,” ujarnya.

Rilendi, perwakilan dari PT BAM Grup mengaku siap melaksanakan apa yang sudah disepakati dalam rapat tersebut.

"Kita siap. Asalkan adil, semua perusahaan penambang dilibatkan. Yang jelas  sejak awal, kita sudah berbuat dengan menurunkan alat berat untuk menanggulangi banjir,” ujarnya.

Turut hadir dalam rapat itu sejumlah masyarakat Bojonegara, camat, kepala desa, dan perwakilan perusahaan penambang dari PT BAM Grup.   

Dari unsur Forkopimda hadir juga Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana, Dandim 0623/Cilegon Letkol Arm Rico Ricardo Sirait, dan Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum beserta para wakilnya. Turut hadir pula sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Serang. [dzk]

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds