Sudah 19 Jam Listrik Mati, Ratusan Warga Desa Rawa Burung Kesulitan Air Bersih

Kabupaten Tangerang  SELASA, 14 JANUARI 2020 , 19:18:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Sudah 19 Jam Listrik Mati, Ratusan Warga Desa Rawa Burung Kesulitan Air Bersih

Kondisi terkini di Desa Rawa Burung/AUL

RMOLBANTEN. Warga Desa Rawa Burung, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang harus mengalami kesulitan air bersih akibat padamnya listrik.

Sampai berita ini diturunkan listrik mulai mati dari hari Senin (13/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Artinya, sudah 19 jam lamanya warga desa rawa Burung tidak dialirin listrik. Bisa dibayangkan Kulkas yang berisi makanan dan minuman menjadi basi.

Mansur (48) salah satu warga mengatakan, padam listrik terjadi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

"Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, pas saya sama keluarga mau tidur, tiba-tiba mati, saya kira tadinya sebentar karena memang belakangan sering mati listrik tapi hanya sekitar setengah jam atau paling lama dua jam," ujar Mansur, Selasa (14/1).

Namun, malam ini (Selasa) pukul 19.17 WIB , listrik yang diharapkan sudah nyala nyatanya belum juga menyala. Tak hanya itu, air untuk mandi, cuci, kakus yang berasal dari air tanah pun sudah habis persediaan.

"Di Kampung ini memang engga dilayani PDAM, jadi semuanya pada pakai air tanah, saya sebenarnya pakai penampungan air, tapi karena tiba-tiba jadi saya engga ngisi dulu pas malam, jadi pagi-pagi air habis," jelasnya.

Ia dan keluarga bahkan harus berangkat kerja tanpa mandi terlebih dahulu, untuk memenuhi kebutuhan air, ia menggunakan air yang biasa ia beli untuk dimasak.

"Ya cuma buat cuci muka, gosok gigi, dan kalau buang air saja, mandi kita irit-irit karena tetangga-tetangga juga mati, jadi mandinya ya terpaksa di pom bensin atau tempat kerja masing-masing," tuturnya.

Sementara itu, Dimas staf Humas PLN UID Banten mengatakan, padamnya listrik di wilayah tersebut lantaran adanya tiang listrik yang roboh di jalur utama penyulang wilayah tersebut.

"Ada tiang roboh di jalur utamanya penyulang, saat ini sedang dalam perbaikan," jelas Dimas.

Ia mengatakan, perbaikan sedang diupayakan, ia pun menegaskan perbaikan akan berlangsung 2 jam lagi.

"Saat ini masih penormalan maksimal 2 jam sudah nyala, jika ada info lagi nanti diinfokan," tandasnya. [dzk]

Komentar Pembaca
Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

Dua Ketum Muhammadiyah Di Pemakaman

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:25:00

Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

The ads will close in 10 Seconds