Jamin Uang Aman, Dirut Asabri Ancam Gunakan Jalur Hukum Buat Yang Bikin Gaduh

Ekbis  KAMIS, 16 JANUARI 2020 , 17:13:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Jamin Uang Aman, Dirut Asabri Ancam Gunakan Jalur Hukum Buat Yang Bikin Gaduh

Dirut Asabri Sony Wijaya/CNBC

RMOLBANTEN. Direktur Utama PT Asabri (Persero) Sonny Widjaja membantah tudingan mengalami kerugian hingga 10 triliun.

Sonny menegaskan akan menempuh jalur hukum menuntut pihak-pihak yang mengakibatkan kegaduhan.
 
"Kepada pihak-pihak yang berbicara tentang Asabri, harap menggunakan data dan fakta yang sudah terverifikasi. Hentikan pendapat, pembicaraan yang tendensius, negatif, dan mengakibatkan kegaduhan. Saya akan menempuh jalur hukum jika masih dilakukan," ujar Sonny,  di lantai tujuh kantor Asabri, Kamis (16/1).

Sonny mengimbau agar tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan berita-berita Asabri yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Buat peserta Asabri yaitu prajurit TNI, Polri, dan seluruh aparatur sipil negara di Kementerian Pertahanan, Sonny menekanka agar tak resah. Uang nasabah hingga kini aman.

"Kepada seluruh peserta Asabri, prajurit TNI, Polri, seluruh ASN Kemenhan (Kementerian Pertahanan), dan Polri, saya tegaskan uang yang dikelola saat ini aman, tidak hilang, tidak dikorupsi," ujarnya.

Sonny tidak memerinci lebih dalam. Ia juga tak memberi kesempatan media untuk bertanya. 

Mantan Komandan Sekolah Staf dan Komando (Dansesko) TNI itu segera berlalu.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD sebelumnya mengisyaratkan praktik korupsi di Asabri.

Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) juga angkat suara bahwa praktik investasi di Asabri persis dengan yang dilakukan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menilik laporan keuangan perseroan tahun 2016-2017, Asabri tercatat membukukan laba bersih Rp 943,81 miliar dengan rasio solvabilitas (RBC) sebesar 62,35 persen atau jauh di bawah ketentuan yang diperkenankan sebesar 120 persen. RBC ini menggambarkan kemampuan perseroan membayar klaim dan utang jangka panjang.

Kemudian, perseroan melakukan restatement merevisi laba 2016 menjadi Rp116,46 miliar. Revisi ini dilakukan akibat penyesuaian (konsolidasi) nilai reksa dana terproteksi, di mana perseroan mempunyai pengendalian secara langsung terhadap reksa dana tersebut. [dzk] 


Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds