PILWAKOT TANGSEL 2020

Pemkot Tangsel Diingatkan Tidak Rotasi Pejabat, Jika Bandel Sanksinya Pembatalan Calon

Politik  SENIN, 20 JANUARI 2020 , 01:59:00 WIB | LAPORAN: ROBI

Pemkot Tangsel Diingatkan Tidak Rotasi Pejabat, Jika Bandel Sanksinya Pembatalan Calon

Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep/Net

RMOLBANTEN. Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diingatkan sudah tidak bisa lagi melakukan rotasi dan mutasi pejabat.

Begitu ditegaskan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangsel, Muhamad Acep, Minggu (19/1).
 
"Larangan ini sesuai Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), bahwa delapan bulan jelang pencalonan sudah tidak lagi ada rotasi dan mutasi,” tegas Acep.

Dengan aturan itu, kata Acep, Pemkot Tangsel, seharusnya terakhir melakukan rotasi dan mutasi pada 7 Januari 2020.

"Kalau di aturan delapan bulan menjelang Pilkada, maka terakhir itu 7 Januari 2020. Itu artinya sampai delapan bulan ke depan sudah tidak ada lagi rotasi dan mutasi di jajaran ASN Tangsel,” terangnya.

Yang membolehkan, kata Acep, jika Walikota Tangsel mendapat izin dari Kementerian Dalam Negeri, untuk melakukan rotasi dan mutasi.

"Kalau mau ada rotasi, walikota harus meminta izin dulu sama Kemendagri. Kalau diperbolehkan ya silahkan, tapi juga harus memberi informasi bahwa sudah dapat izin dari Kemendagri bukan baru mengusulkan,” katanya.

Jika aturan itu tidak diindahkan, Bawaslu mengancam akan ada sanksi tegas berupa pembatalan pasangan calon.

"Karena Tangsel ada petahana (wakil Walikota Benyamin Davnie), berarti sanksinya sebagaimana undang undang bisa dibatalkan sebagai pasangan calon nantinya,” tambahnya. [dzk]


Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds