Revisi RTRW, Peternakan Ayam Di Kota Serang Dilarang

Ekbis  KAMIS, 23 JANUARI 2020 , 21:01:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Revisi RTRW, Peternakan Ayam Di Kota Serang Dilarang

Peternakan ayam/RAG

RMOLBANTEN. Di kota Serang saat ini tercatat 136 usaha peternakan ayam beroperasi di seluruh wilayah Kota Serang. Padahal, sesuai dengan hasil revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Serang yang baru ternak ayam tidak diperbolehkan beroperasi.

Pantauan di beberapa kelurahan di Kecamatan Taktakan, masih terdapat banyak peternakan ayam. Belum lagi terdapat aduan dari masyarakat di Curug dan Walantaka banyak juga peternakan ayam.

Camat Taktakan Farach Richi mengatakan, untuk peternakan ayam skala besar di Taktakan tidak ada perpanjangan izin. Sehingga, saat izinnya habis mereka harus menutup usaha peternakannya.

"Izin yang sudah keluar tidak diperpanjang, tapu rata-rata sudah ditutup hampir 60 persen sudah gak beroperasi," katanya, Kamis (23/1)

Ia sendiri belum mempelajari RTRW yang baru terkait zonasi peternakan. Namun, yang ia ketahui wilayah Taktakan menjadi lokasi serapan air dan beberapa titik menjadi pemukiman (perumahan).

"Kemarin hanya bicara luasan wilayah yang digunakan pemukiman, Taktakan hanya ada penambahan wilayah sedikit," ujarnya.

Menyikapi hal itu Pemkot Serang telah memanggil 11 perusahaan ternak ayam yang ada di Kecamatan Curug dan Walantaka untuk beraudiensi.

"Saya panggil pengusaha ini bukan berarti Pemkot Serang pro, tapi untuk mencari jalan tengah. Besok saya akan pertemukan antara pengusaha dan masyarakatnya agar masalah ini terselesaikan," kata Wali Kota Serang, Syafrudin.

Ditempat sama, Sekda Kota Serang, Tb Urip Henus menambahkan, sebenarnya untuk aturan ternak ayam yang ada di Kota Serang berkesempatan beroperasi sampai 2030.

Namun, dilanjutkan TB Urip Henus perubahan RTRW kemungkinan akan selesai di 2020 ini, tinggal menunggu bulan saja

Kalau sudah turun aturan di tahun ini, lanjut dia, Pemerintah Kota Serang masih memberikan kebijakan beberapa tahun lagi untuk peternak untuk beroperasi.

"Tidak bisa dong ternak ayam dipindah begitu saja. Misalkan minta dua tahun atau lebih akan diberi kebijakan," jelasnya.

Pihaknya juga masih melihat di tahun ini disahkan atau tidak RTRW nya, kalau tidak turun pengusaha ternak ayam akan berkesempatan beroperasi sampai tahun 2030.

"Otomatis perijinan mengikuti, kalau RTRW nya sudah turun," jelasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds