Ada Lagi Neh, Spanduk Mirip Kerajaan Agung Sejagat Muncul Di Kota Tangerang

Kota Tangerang  SENIN, 27 JANUARI 2020 , 12:46:00 WIB | LAPORAN: MAYA AUL

Ada Lagi Neh, Spanduk Mirip Kerajaan Agung Sejagat Muncul Di Kota Tangerang

Spanduk kerajaan/AUL

RMOLBANTEN. Sebuah spanduk yang memuat tulisan kerajaan abal- abal mirip Agung Sejagat muncul di Kota Tangerang.

Spanduk berwarna biru berukuran sekitar 1 x 1,5 meter tersebut muncul di Jalan Benteng Betawi, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Spanduk tersebut bertuliskan KING OF THE KING. YM SOEKARNO. MR. DONY PEDRO. Dibawahnya juga terdapat tulisan yang mengklaim bahwa kerajaan tersebut akan bekerjasama dengan Presiden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, Presiden MI yang disebut terbentuk untuk melunasi hutang negara.

"PEMBUKAAN ASET AMANAH ALLAH SWT ALLAHU AKBAR YANG MAHA AGUNG. UNTUK MELUNASI SELURUH HUTANG NEGARA. MENYELESAIKAN DAN MELAKSANAKAN DANA AMPERA, MENUJU KESEJAHTERAAN BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA (KNKRI)," tulisnya dalam spanduk.

Uniknya lagi, spanduk tersebut mencantumkan sejumlah nama dan nomor telepon yang disebut sebagai petinggi kerajaan tersebut. Sedangkan, sang raja yakni Mr. Dony Pedro yang memiliki julukan King of The King.

Tak hanya itu, spanduk tersebut juga memuat foto Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dan disandingkan dengan gambar wanita yang memakai Property kerajaan mirip Nyai Roro Kidul. Dalam spanduk tersebut pun memuat ancaman kepada lembaga negara yang menurunkan spanduk tersebut untuk meminta izin dari Presiden Joko Widodo.

"LEMBAGA NEGARA YANG MENURUNKAN BALIHO HARUS ATAS PERINTAH PRESIDEN PBB, UBS, MI, PRESIDEN IR. JOKO WIDODO. DEMIKIAN AGAR JADI PERHATIAN," tulisnya.

Salah satu warga, Randy (28) menuturkan, spanduk tersebut telah ada sejak akhir tahun 2019 lalu. Namun, ia tidak mengetahui siapa yang memasang spanduk tersebut.

"Waktu mau tahun baru, tiba-tiba pagi-pagi sudah ada yang pasang disitu, engga ada yang liat siapa yang pasang," ujar Randy.

Meski mengaku resah, ia dan warga sekitar tak berani menurunkan spanduk tersebut. Pasalnya, ia khawatir akan ada pemilik spanduk yang datang dan membuat kericuhan di wilayah tersebut.

"Sebenarnya resah, tapi kita engga ada yang berani nurunin, takut tiba-tiba ada orang datang dan bikin ribut disini jadi ya sudah dibiarin aja," jelasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Airin Audensi Dengan Kapolri

Airin Audensi Dengan Kapolri

SELASA, 17 DESEMBER 2019 , 14:10:00

Wapres Di Wisuda UIN Banten

Wapres Di Wisuda UIN Banten

SENIN, 16 DESEMBER 2019 , 01:38:00

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

Penghargaan Istimewa KPK Buat WH

SELASA, 10 DESEMBER 2019 , 03:17:00

The ads will close in 10 Seconds