Ribuan Guru Honorer Pekan Depan Akan Demonstrasi Lagi, Ini Tuntutannya

Pendidikan  MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 00:10:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Ribuan Guru Honorer Pekan Depan Akan Demonstrasi Lagi, Ini Tuntutannya

Ilustrasi demo guru honorer/Net

RMOLBANTEN. Aksi demonstrasi kembali akan digelar ribuan guru pada 20 Februari 2020 mendatang. Mereka akan menagih Keputusan Presiden (Keppres) tentang Pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K).

Hal itu disampaikan Pembina Federasi Guru dan Tenaga Honorer Swasta Indonesia (FGHTHSI) Didi Suprijadi seusai mengisi diskusi bertajuk "Skema Dana BOS Kenapa Diubah?" di Ibis Hotel, Bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2).

"P3K selama ini kan sudah 1 tahun, tes sudah 1 tahun, sudah dinyatakan lulus tapi belum ada SK-nya belum diangkat belum digaji itu tuntutan itu salah satunya," tegas Didi Suparijadi.

Aksi ribuan guru juga akan mempertanyakan terkait penghapusan P3K agar jangan terjadi.
Sebab, tenaga hororer bakal kehilangan kesempatan untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau status CPNS.

Didi yang juga Ketua PB PGRI Masa Bakti XXI itu menuturkan sejumlah tuntutan yang dibawa para guru honorer itu juga sekaligus menyikapi skema baru pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

"Yang ketiga 50 persen ini bener-bener untuk guru-guru honorer, jangan nanti kayak dulu 50 persen untuk semua guru," katanya.

"Guru-guru yang lain juga ngikut, karena dulu kan judulnya belanja pegawai kalau sekarang judulnya khusus guru honorer pasal 9 bagian i itukan tertulis guru honorer," demikian Didi Suprijadi.[dzk]



Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds