Batan Lakukan Pemeriksaan Badan 9 Warga, Pastikan Tidak Ada Karantina

Kesehatan  SELASA, 18 FEBRUARI 2020 , 13:50:00 WIB | LAPORAN: LANI PAHRUDIN

Batan Lakukan Pemeriksaan Badan 9 Warga, Pastikan Tidak Ada Karantina

Jalur kuning dilarang masuk/RMOLID

RMOLBANTEN. Sembilan warga di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan selesai melakukan pemeriksaan kesehataan untuk melihat paparan radioaktif. Pemilihan 9 orang warga tersebut dilakukan secara acak.

Mereka dicek menggunakan alat WBC (Whole Body Counting) Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pasar Jumat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sejak Senin kemarin (17/2).

 "Random, yang dekat sini berapa orang, dari menengah berapa orang, yang jauh berapa orang. Nanti kita analisis hasilnya. Kalau nanti ada tindakan-tindakan medis yang diperlukan," ujar Kepala Humas dan Kerja Sama Batan, Heru Umbara, kepada wartawan saat melakukan proses clean up tanah yang terpapar zat radioaktif jenis Caesium 137 (Cs-137) di lokasi, Selasa (18/2).

Heru mengatakan bahwa analisis memerlukan waktu 2-3 hari. Heru juga meluruskan informasi warga yang diperiksa akan dikarantina.

Menurutnya, informasi tersebut hanya berusaha untuk mencampuradukan kasus tersebut dengan wabah virus corona, Covid-19.

"Tidak ada hal seperti itu (karantina). Di sini pun warga disilakan untuk keluar dari rumah beraktivitas seperti biasanya," klarifikasi Heru.

"Kecuali, jangan masuk daerah kuning itu. Itu saja," tambahnya menunjuk garis kuning yang menjadi batas radiasi. [dzk] 

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds