Selasa Dan Kamis Ditetapkan Hari Aspirasi, Tatib Baru Tidak Ada Perubahan

Parlemen  SELASA, 18 FEBRUARI 2020 , 14:09:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Selasa Dan Kamis Ditetapkan Hari Aspirasi, Tatib Baru Tidak Ada Perubahan

Foto: Net

RMOLBANTEN.Tata terib (Tatib) yang mengatur tentang semua tindakan, hak dan kewajiban seluruh anggota DPRD Banten direvisi atau diubah. Rencananya, (Rabu, 19/2) besok  akan disahkan atau paripurnakan.

Dalam aturan itu disebutkan, Selasa dan Kamis masih ditetapkan sebagai Hari Aspirasi untuk masyarakat menyampaikan pendapat dan masukan.
 
Sebelumnya DPRD Banten telah memiliki Tatib Nomor 1 tahun 2018 yang telah dibuat oleh anggota dewan periode sebelumnya. Dan perubahan Tatib itu menjalankan amanat dari PP Nomor 16 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tatib Anggota DPRD Provinsi,  Kabupaten dan Kota.
 
Ketua Pansus Tatib DPRD Banten, Yudi Budi Wibowo, mengatakan, tak ada perubahan signifikan dalam pembahasan pansus yang dipimpinnya. Hanya penyempurnaan dari peraturan pemerintah (PP) 16/2018.
 
"Perubahannya  hanya pimpinan badan anggaran (Banggar). Kalau yang sebelumnya ada pelaksana harian Banggar, sekarang tidak ada. Pimpinan Banggar langsung diketuai oleh Ketua DPRD. Dan lain-lainya masih sama dengan Tatib lama," katanya, Selasa (18/2).
 
Sementara ada hal baru dalam Tatib seperti sosialisasi produk hukum yang telah dibuat bersama eksekutif atau pemerintah daerah berupa peraturan daerah (Perda) masuk dalam salah satu point Tatib, dikatakan Yudi hal tersebut merupakan fungsi melekat oleh selurun legislatif.
 
"Kalau pegawasan berupa sosialisasi perda kelapangan, itu kan memang tugas kita sebagai anggota dewan. Jadi bukan hal yang baru, hanya penekanan saja," ungkapnya.
 
Informasi dihimpun, diantara point yang masih sama produk Tatib DPRD, baik terdahulu dan sekarang adalah, ada dua hari dalam satu pekan yakni, Selasa dan Kamis sebagai hari aspirasi  yang bertujuan untuk memberikan pelayanan dan pengaduan masyarakat.
 
Selain itu, ada kode etik yang harus tetap dijunjung oleh semua anggota dan pimpinan DPRD Banten  seperti ketaatan dalam melaksanakan sumpah janji, sikap dan perilaku Anggota DPRD, tata hubungan antar penyelenggaraan pemerintah daerah.
 
"Untuk Kode Etik Anggota DPRD Banten nanti akan dibuat secara detail dalam Kode Etik, dan nanti aturan itu akan menjadi acuan Badan Kehormatan (BK) dalam menjalankan tugasnya," demikian Yudi Budi Wibowo. [dzk]
   


Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds