Operasi Militer Di Papua, Natalius Pigai Minta Jokowi Segera Hentikan

Keamanan  RABU, 19 FEBRUARI 2020 , 00:44:00 WIB | LAPORAN: ROBI

Operasi Militer Di Papua, Natalius Pigai Minta Jokowi Segera Hentikan

Natalius Pigai/Net

RMOLBANTEN. Penerapan otonomi khusus di Papua bukanlah solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Bumi Cenderawasih. Kekerasan dan kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Papua telah dirancang secara sitematis.

Demikian disampaikan aktivis kemanusiaan asal Papua, Natalius Pigai, Selasa (18/2).

"Serangkaian pembunuhan dan pembantaian di Papua semakin membrutal pada era otonomi khusus, maka sangat wajar jika Indonesia dan Rakyat Papua mencari jalan keluar melalui alternatif lain selain Otonomi Khusus," terang Pigai, dikutip dari Kantor Berita Politik RMOLID.

Otonomi khusus, kata Pigai, lahir dari proses negosiasi dan dalam pantauan dunia internasional.

Kondisi masyarakat Papua yang semakin terdidik membuat mereka melakukan perlawanan untuk menentang segala bentuk kejahatan.

"Sebagai aktivis kemanusiaan, saya pahami bahwa serangkaian perlawanan Rakyat Papua tahun 2019 memberi pesan tegas akan terjadi perlawanan sipil secara masif," tandasnya.  

Pigai mengusulkan kepada pemerintah Joko Widodo untuk segera menghentikan segala bentuk operasi militer untuk mengendalikan situasi keamanan di Papua.

"Saya mau beri saran sebaiknya operasi militer dihentikan dan mencari solusi penyelesaian Papua secara bermartabat," pungkas mantan Ketua Komnas HAM itu. [dzk]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds