Pelajar Penerima PKH Ikut Lomba Sains Di Amerika Serikat

Pendidikan  RABU, 19 FEBRUARI 2020 , 11:05:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Pelajar Penerima PKH Ikut Lomba Sains Di Amerika Serikat

Putri Uswatun Hasanah/RUS

RMOLBANTEN. Salah satu Anak Peserta Keluarga Harapan (PKH) dari Kabupaten, Lebak  Putri Uswatun Hasanah menjadi duta Indonesia bidang sains di Amerika Serikat pada Mei mendatang.

Putri menjadi juara 1 di bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian (IPK) dan saat ini masuk menjadi peserta Regeneron Intel International Science and Engeneering Fair (IISEF) tingkat Internasional.

Diketahui, karya Putri Uswatun yang bersekolah di SMAN 1 Malingping memperoleh predikat juara 1 tingkat Nasional bersama kelompoknya dengan menciptakan pelet limbah sagu (Metroxylon sagu) termodifikasi aplikasi pakan buatan pada usaha pembesaran ikan lele dumbo (Clarias sp)'.

Rohmah, ibu kandung dari Putri Uswatun mengaku bangga atas prestasi yang telah dicapainya.

"Alhamdulillah, anak saya dianggap memiliki prestasi. Dan sekarang akan ikut ajang internasional diluar negeri, kata Rohmah saat ditemui, Rabu (19/2).

Ia menjelaskan, meski secara ekonomi ia tergolong tidak mampu, karena hanya berprofesi sebagai buruh tani di desa, namun berkat bantuan dan dorongan program PKH, Putri Uswatun menunjukan prestasi yang menggembirakan.

"Putri Uswatun memang anaknya rajin belajar. Dan membantu saya juga dalam mengerjakan pekerjaan sehari-hari dirumah. Bagi kami pendidikan adalah sangat penting," ungkapnya.

Sementara itu, Putri Uswatun mengaku senang dengan dirinya ditunjuk sebagai duta bangsa pada ajang penelitian internasional perwakilan Indonesia. Namun ada hal yang sedikit merisaukan, lantaran belum ada kepastian apakah pemberangkatannya nanti seluruhnya dijamin atau biaya sendiri.

"Jika ikut lomba sains harus mengeluarkan biaya sendiri, terus terang saya tidak mampu, untuk kebutuhan hidup sehari-hari saja kami kesulitan," ucapnya.

Baik Uswatun dan ibunya Rohmah berharap agar biaya kebutuhan selama mengikuti lomba sains tersebut ditanggung pemerintah.

"Saya berharap pemerintah bisa menanggung biaya kegiatan lomba dan ada pihak-pihak yang mau membantu kami, karena keberangkatan ke Amerika butuh dana yang besar. Semoga ada pihak yang peduli terhadap kami dalam pembiayaan ini," harapnya.

Pendamping PKH Desa Pagelaran, Kecamatan Malingping, Adi M Yasin mengaku akan berkoordinasi dengan rekan-rekan kerjanya untuk bisa membantu meringankan biaya anak berprestasi tersebut.

Kepala SMAN 1 Malingping M Fachrudin membenarkan anak didiknya berhak untuk mewakili Indonesia berkompetisi di lomba karya ilmiah tingkat Internasional. Bahkan sekolahnya telah mengupayakan agar anak didiknya tersebut bisa mengikuti kegiatan di kancah Internasional.

"Kami berharap ada yang perduli agar anak yang akan mewakili Kabupaten Lebak, Provinsi Banten tersebut bisa terbantu hingga mengharumkan dan memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Tanpa kepedulian semua pihak, yang ada hanyalah harapan semata," tandasnya. [ars]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds