Tak Terpengaruh Virus Corona, Bawang Putih Murah Ludes Diserbu Warga

Pemprov Banten  KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 , 02:53:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Tak Terpengaruh Virus Corona, Bawang Putih Murah Ludes Diserbu Warga

Pantau bawang putih/RUS

RMOLBANTEN. Operasi pasar bawang putih murah dengan harga Rp 32 ribu per kilogram sebanyak 10 ton oleh Kementerian Pertanian dan Pemprov Banten, Rabu (19/2) ludes dibeli oleh warga.
 
Ada lima pasar tradisonal yang dijadikan tempat operasi pasar tersebut yakni, Pasar Lama,  Pasar Rau di Kota Serang, Pasar Petir, Pasar Baros di Kabupaten Serang dan Pasar Keranggot di Cilegon.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluh  (BKPP) Banten Aan Muawanah usai melakukan peninjauan dipasar-pasar mengaku bawang putih murah yang disiapkan telah habis terjual,  dibeli oleh masyarakat.

"Laporan dilapangan, semuanya hampir terjual. Dan tadi kata ibu-ibu di pasaran bawang putih masih Rp60 ribu per kilogram. Sementara kami melalui gelar pasar murah bawang putih ini menjual dengan Rp32 ribu per kilogram. Mudah-mudahan upaya ini bisa menurunkan harga," katanya.

Ia menjelaskan, naiknya harga bawang putih adanya peraediaan yang dihentikan lantaran ada impor dari China.

"Bawang putih bukan media pembawa virus corona. Scientific eveidence (bukti ilmiah) nya baik dari World Health Organization (WHO) yang jadi carrier adalah binatang hidup. Jadi aman," ungkapnya.
 
Sementara itu Kepala Bidang Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Nita Yulianis yang juga hadir dalam pelepasan kendaraan untuk operasi pasar  bawang putih murah mengatakan, kondisi ketersediaan bawang putih aman hingga April mendatang sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

"Jumlah stok bawang putih akhir Desember 2019 sebanyak 160.514 ton ditambah produksi dalam negeri Jan-April 2020 sebanyak 38.000 ton. Sedangkan kebutuhan perbulan sekitar 47.000 ton. Artinya kondisi masih aman, tambahan lagi sudah terbit surat persetujuan import bawang putih sebanyak 62.000 ton." kata Nita.

Ia mengatakan, pemerintah akan terus berupaya melakukan operasi pasar sampai harga bawang normal atau stabil. Oleh karena itu, pihaknya melakukan operasi pasar bawang putih di daerah yang mengalami kenaikan harga termasuk di Banten.

"Kegiatan ini kita lakukan untuk meredam dan mengantisipasi potensi kenaikan harga. Diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bawang putih," ungkapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Banten Babar Suharso menambahkan. Kenaikan harga sejumlah komoditi di Banten seperti bawang putih, bawang merah dan cabai rawit, tetapi sebagian sudah kembali turun . Harga bawang putih di sejumlah pasar di Banten saat ini rata-rata diatas Rp 50 ribu per kilogram.

"Hari ini sudah ada upaya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabuoaten/kota serta satgas pangan Polda Banten dan juga Toko Tani Indonesia dibawaah binaan Kemeneterian Pertanian. Tentu sinergi ini tujuannya untuk menurunkan atau menstabilkan harga bawang putih yang dilakukan secara nasional," ungkap Babar. [ars]


Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds