Rizal Ramli: Cukai Demi Kurangi Diabetes, Ini Mah Malak Rakyat Kecil Demi Cicil Utang

Politik  KAMIS, 20 FEBRUARI 2020 , 14:59:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Rizal Ramli: Cukai Demi Kurangi Diabetes, Ini Mah Malak Rakyat Kecil Demi Cicil Utang

Rizal Ramli/Net

RMOLBANTEN. Jika pemerintah benar-benar ingin mengurangi diabetes yang banyak diderita masyarakat tanah air, ada langkah yang lebih tepat dilakukan, cukup dengan keluarkan batas kandunga minuman gula di botol atau sachet.

Demikian disampaikan ekonom senior Rizal Ramli kepada redaksi Kantor Berita Politik RMOLID, Kamis (20/2). Pernyataan Rizal Ramli juga diposting di Twitter pribadinya.

Menurut Rizal, penyakit diabetes sebagai dasar usulan pengenaan cukai pada minuman berpemanis dinilai sebagai alasan yang tak logis. Langkah pencegahan itu pun seharusnya dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, bukan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Kalau niatnya untuk mengurangi diabetes, penyakit golongan menengah ke atas yang kurang gerak fisik, cukup Kemenkes keluarkan batas kandungan gula di minuman botol dan sachet," terang Rizal.

Rizal menegaskan usulan Menkeu itu pun tak akan tepat sasaran, bahkan cenderung memberatkan masyarakat yang kerap mengonsumsi objek-objek cukai tersebut.

"Ini mah niatnya untuk malak rakyat kecil yang banyak kerja fisik dan perlu gula. Dasar ndak kreatif. Inilah akibat harus bayar cicilan pokok dan bunga utang mahal 640 triliun untuk tahun 2020," tandasnya.

Diketahui, rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI kemarin, objek yang diusulkan dikenakan cukai di antaranya minuman mengandung pemanis baik gula dan pemanis buatan siap konumsi, serta minuman konsentrat eceran dan konsumsinya masih memerlukan proses pengenceran. [dzk]
 

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds