Pantauan Ombudsman Di Tangsel, Layar Monitor Pengumuman Tes Calon ASN Mati

Kota Tangerang Selatan  JUM'AT, 21 FEBRUARI 2020 , 17:23:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Pantauan Ombudsman Di Tangsel, Layar Monitor Pengumuman Tes Calon ASN Mati

Ombudsman pantau CASN di Tangsel/RUS

RMOLBANTEN. Ombudsman Perwakilan Banten menemukan kendala dan hambatann selama proses pelaksanaan tes penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) pada saat seleksi kemampuan  dasar (SKD) rata di Kabupaten/Kota dan Pemprov.

Salah satunya adalah, papan layar monitor pengumuman yang tidak berfungsi selama 25 menit.

Atas kejadian itu, Ombudsman meminta kepada penyelenggara test CASN termasuk pemerintah Kabupaten/Kota dan pemerintah Provinsi agar mempersiapkan lebih matang lagi pelaksanaan kegiatan tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten, Dedy Irsan, Jumat (21/2).
 
Dikatakanya, selama proses pelaksanaan test CASN di delapan kabupaten/kota ternasuk provinsi, masih saja ditemukan hal tekhnis. Namun demikian secara umum proses pelaksanaan test berjalan lancar.
 
"Ada kendala saat test CASN di Kota Tangerang Selatan. Layar monitor pengumuman 25 menit tak berfungsi. Tapi kemudian hidup kembali," katanya.

Dedy menjelaskan, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan seleksi CASN di Provinsi Banten, didampingi Asisten Ombudsman RI Eni Nuraeni, Dessi Firizki, Eka Puspasari dan Harri Widiarsa, untuk memastikan semuana sesuai dengan kaidah.

"Pemantauan ini dilaksanakan guna memastikan bahwa proses penyelenggaraan dilakukan dengan baik sesuai dengan prosedur dan tanpa kendala serta untuk mencegah terjadinya maladministrasi dalam prosesnya," ungkapnya.

Selama pemantauan selain ditemukan layar monitor tak berfungsi, pihaknya juga menemukan banyak peserta yang datang terlambat. Padahal, selama test jadwalnya sudah ditentukan dan dibatasi.

"Untuk hari pertama pelaksanaan sesi 1 SKD di Pemerintah Provinsi Banten dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB. Hal ini berbeda dengan wilayah lainnya yang biasanya dilakukan pada pukul 08.00 WIB, meskipun begitu masih saja banyak peserta yang terlambat datang dan jumlah peserta yang tidak hadir pada sesi satu sebanyak 17 peserta," imbuhnya. [dzk]
 


Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Resmikan Masjid An-Nahdlah

Resmikan Masjid An-Nahdlah

SELASA, 28 JANUARI 2020 , 04:01:00

The ads will close in 10 Seconds