Pemuda Muhammadiyah Banten Tuntut Desmond Minta Maaf

Buntut Pernyataan Amien Rais Pecundang

Politik  KAMIS, 10 MEI 2018 , 14:23:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Pemuda Muhammadiyah Banten Tuntut Desmond  Minta Maaf

Suparta Kurniawan

RMOLBanten. Pernyataan politisi Partai Gerindra, Desmond J Mahesa yang menyebut tokoh Muhammadiyah, Amien Rais sebagai seorang pecundang membuat geram beberapa kalangan. Salah satunya Pemuda Muhammadiyah Banten.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Banten, Suparta Kurniawan pun angkat bicara. Suparta Kurniawan mengatakan, ucapan Desmond itu penuh dengan kebencian. Menurutnya, di tahun politik yang semakin panas ini Desmond sebaiknya tidak berujar yang tidak penting dan tidak produktif.

"Sejauh ini apa yang dilakukan oleh Desmond sebagai wakil rakyat dari Banten, tidak konkrit selain ujaran-ujaran kebencian yang tidak memiliki etika," katanya saat ditemui, Kamis (10/5).

Lanjutnya, sebagai mahasiswa yang pernah diculik dan merasakan rezim Soeharto, tidak seharusnya Desmond berkata seperti itu. Sebab apa yang diucapkannya dapat memecah belah kesatuan bangsa dan tidak patut diucapkan seorang politisi.

"Dia menikmati kekuasaan sekarang di legislatif juga kan hasil reformasi, tidak mungkin Partai Gerindra ada kalau tidak ada reformasi. Harusnya Desmond menghormati orang tua kita yang masih melakukan kritik," ujarnya.

Untuk itu, dikatakan Suparta, pihaknya meminta Desmond untuk meminta maaf di media dan meminta Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto untuk mengevaluasi kinerja Desmond.

"Kami mengultimatum, jika sampai 2x24 jam Desmond tidak meminta maaf maka kami akan melakukan demo besar-besaran di Banten," katanya mengakhiri.

Sementara itu Wakil Ketua DPW Muhammadiyah Banten, Muhyi Muhas mengungkapkan, apa yang diucapkan Desmon telah mencederai perjuangan yang dilakukan Amin Rais sejak reformasi.

"Tidak ada orang yang tidak sepakat dengan reformasi itu, karena reformasi itu kan berasal dari dukungan mahasiswa dan masyarakat luas. Saya kira Desmond itu tidak mengerti politik," ujarnya.

Kata dia, Muhammadiyah dalam konteks ini sangat menyayangkan kata-kata yang keluar dari politisi Gerindra itu. Saat ini, kata Muhyi Muhas, masyarakat sedang dalam koridor berbangsa dan bernegara dengan baik dan jangan sampai memenas-memanasi situasi.

"Menjadi penting bagi kami Desmond meminta maaf karena ini. Bukan bicara sebagai Amin Rais seorang, tapi juga sebagai tokoh intelektual Muslim dan tokoh reformasi. Kritik tidak apa-apa asal disampaikan dengan santun," pungkasnya.[mor]



Komentar Pembaca
Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

Pos Terpadu Covid-19

Pos Terpadu Covid-19

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 16:08:00

Sabu Di Blender

Sabu Di Blender

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 , 13:16:00

The ads will close in 10 Seconds