Dipangkas Rp 104 Miliar, Anggota DPRD Banten Teriak

Daerah  SENIN, 08 OKTOBER 2018 , 19:09:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Dipangkas Rp 104 Miliar,  Anggota DPRD  Banten Teriak

Budi Prajogo/Net

RMOLBanten. Besaran alokasi belanja di Sekretariat Dewan (Setwan) Banten yang diusulkan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) pada tahun 2019 mendatang hanya Rp 166 miliar yang disetujui, atau berkurang Rp 104 miliar dari 2018 yang mencapai Rp 270 miliar.

Pemangkasan anggaran hampir separuhnya tersebut mendapatkan reaksi keras dari kalangan anggota DPRD Banten. Mereka meminta agar TAPD segera melakukan perbaikan, menginggat akan berdampak pada program dan kinerja anggota dewan.

Ketua Pelaksana harian Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banten, Budi Prajogo, Senin (8/10) membenarkan bahwa telah terjadi pengurangan di Setwan secara besar-besaran dalam usulan kebijakan umum anggaran prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA PPAS) APBD Banten tahun 2019.

"Pada ekspose KUA PPAS 2019  pekan lalu di gedung serba guna (GSG) DPRD, TAPD menyampaikan bawa anggaran di Setwan hanya Rp160 miliaran, padahal ditahun ini (2018) Rp270 miliar," katanya.

Budi menjelaskan, alasan pengurangan anggaran di Setwan tersebut tidak memiliki alasan yang jelas, sehingga DPRD meminta kepada TAPD agar membuat usulan kembali atas besaran yang disampaikan tersebut.

"Kita minta kepada TAPD untuk merevisi dulu (angaran Setwan), agar disesuaikan dengan yang sekarang (2018)," katanya.

Tak hanya itu saja, lanjut Budi yang merupakan politisi dari PKS ini, TAPD juga diminta untuk menjelaskan belum disampaikannya kenaikan atau perubahan penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar 1,75 persen.

"Usulan pendapatan daerah yang disampaikan oleh TAPD, tidak dimasukan perubahan pajak PKB. Padahal saat ini revisi atas Pajak kita sedang dibahas dalam Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) yang menaikan PKB sebesar 1,75 persen," tambah Budi.

Menurut Budi, jika tidak disesuaikan dengan program di DPRD, maka akan berdampak pada anggota legislatif yang akan datang. "Bukan hanya kegiatan kita (dewan periode sekarang). Tapi kasihan juga bagi anggota dewan yang baru nanti," ungkapnya. [dhn]

Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds