Mendagri Puji Langkah WH Tangani Tsunami

Daerah  JUM'AT, 28 DESEMBER 2018 , 20:37:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Mendagri Puji Langkah WH Tangani Tsunami

Mendagri Tjahyo Kumolo/Dedi

RMOLBanten. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, memberikan apresiasi kepada Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat penanganan bencana tsunami.
 
"Saya mengapresiasi Pak Gubernur dalam operasi tanggap darurat terhadap tsunami di Banten ini,” kata Tjahyo Kumolo saat mengadakan pertemuan dengan Gubernur Banten, Wahidin Halim, di Pendopo Gubernur, KP3B,  Curug Kota Serang, Jumat (28/12).

Pertemuan Mendagri dengan WH dilakukan sebeleum Tjahyo melakukan kunjungan kerja ke lokasi bencana Tsunami Selat Sunda di wilayah  Labuan �" Carita Kabupaten Pandeglang. 

Kepada Mendagri, Gubernur memaparkan proses penanganan bencana Tsunami Selat Sunda. Ia mengungkapkan, sesaat setelah memastikan terjadi Tsunami yang melanda sebagain wilayah Provinsi Banten, pihaknya langsung mengintruksikan tanggap darurat penanganan bencana.
"Minggu dini hari atau sekitar dua jam setelah kepastian terjadi Tsunami Pemprov Banten menerjunkan alat-alat berat ke lokasi bencana. Berbarengan dengan itu, tim evakuasi dan tim kesehatan meluncur ke lokasi bencana. Pada awal-awal penanganan," jelas WH.
  
Diakuinya, penanganan awal  cukup berat, karena kejadian pada malam hari. Namun, berangsur siang proses tanggap darurat berjalan normal.

Dalam dua hari keadaan berangsur pulih. Jalan-jalan sudah bisa dilalui kendaraan, sehingga proses evakuasi korban sudah lebih mudah dilakukan," terangnya.
   
WH juga mengakui, poses penanganan di wilayah yang terisolir, yaitu Kecamatan Sumur  baru dilaksanakan  pada hari ketiga. Karena akses ke wilayah tersebut tertutup. Dan, baru hari ketiga jalan-jalan selesai diperbaiki.

WH pun melaporkan, dampak Tsunami   sampai dengan 27 Desember 2018 pukul 23.30 WIB pada data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  menyebutkan sebanyak 306 orang meninggal dunia, 709 luka-luka, 40 orang hilang.

"Sebanyak 39.525 orang sekarang berada dalam pengungsian. Sementara kerugian material mencapai 602 unit rumah, 80 unit roda empat, 57 unit roda dua, dan 14 hotel/vila, serta 60 warung kuliner, 215 gazebo, dan 44 unit perahu.

Untuk penanganan itu, Pemprov Banten telah mendirikan 7  dapur umum lapangan, dan satu dapur umum lapangan mandiri masyarkat. Sudah mendirikan 30 posko penanggulangan bencana, 10 puskesmas sebagai sarana kesehatan darurat dan 6 rumah sakit rujukan," paparnya.

Tak hanya itu, WH juga melaporkan, dirinya sudah menetapkan status tanggap darurat penanganan tsunami Selat Sunda mulai tanggal 27 Desember 2018 sampai dengan 9 Januari 2019.

"Mengapa baru sekarang?. Karena menunggu penetapan tanggap darurat dari Bupati Serang dan Bupati Pandeglang," tandasnya. [ars]


 

Komentar Pembaca
Mural Tikus Di Tangsel

Mural Tikus Di Tangsel

KAMIS, 14 OKTOBER 2021 , 06:18:00

Penghargaan WTP Ke-13

Penghargaan WTP Ke-13

SABTU, 16 OKTOBER 2021 , 06:23:00

Penghargaan Peraih Medali PON

Penghargaan Peraih Medali PON

SABTU, 09 OKTOBER 2021 , 06:30:00

The ads will close in 10 Seconds