Al-Khairiyah Dan Kemenhan Bersinergi Kuatkan Jiwa Bela Negara

Keamanan  SABTU, 09 MARET 2019 , 00:28:00 WIB | LAPORAN: DEDI RUSTANDI

Al-Khairiyah Dan Kemenhan Bersinergi Kuatkan Jiwa Bela Negara

Foto/RUS

RMOLBanten. Jajaran Pengurus Besar (PB) Al-khairiyah melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu di kantor Kementrain Pertahanan RI, di Jakarta, Jumat (8/3).

Petemuan tersebut sebagai upaya kerjasama  dalam peran serta menjaga keutuhan NKRI.

Ketua Umum PB Al-khairiyah Ali Mujahidin, mengatakan sebagai ormas nasional perlu menjalin sinergi dengan Kemenhan RI dalam rangka membangun komitmen bersama menjaga keutuhan NKRI, UUD 1946, Pancasila dan Bhineka Tunggal ika, seiring dengan cita cita para pendiri Al Khairiyah.

"Pada dasarnya kita ingin membangun sinergi dan kerjasama dalam bidang penanaman nilai-nilai pancasila dan kedaulatan pertahanan Negara melalui dunia pendidikan, sampai kepada menguatkan doktrin wawasan kebangsaan kepada para pelajar santri dan mahasiswa,” katanya.

Bersama Kemenhan, Haji Mumu demikian Ali Mujahidin dipanggil mengungkapkan peranan pendidikan diharapkan mampu  mengantisipasi intolerasi keyakinan dan budaya bangsa Indonesia termasuk paham radikalisme dengan gencarnya serangan media sosial yang identik digerakan oleh atas nama agama.

Al Khairiyah dan Menhan sependapat tentang perlunya penguatan bela bangsa dan bela Negara dari adanya upaya memecah belah bangsa terlebih dengan mulai adanya gangguan terhadap Pemilu 2019, yang lebih cenderung akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan kegiatan penyebaran hoax, ghibah, namimah, dan fitnah yang seolah keji atas nama agama tapi tanpa takut lagi kepada Allah,” paparnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan  Riyamizard Riyakudu  menyatakan mendukung Al Khairiyah untuk menjadi mitra bela negara dari ancaman gangguan yang berpotensi tidak baik di Indonesia.

PB Al Khairiyah menyampaikan bahwa Al Khairiyah adalah sebagai ormas yang berkomitmen siap berada di depan menjaga keutuhan NKRI dan akan siap bersama pemerintah menghadapi gangguan stabilitas pertahanan dan keamanan, terutama menghadapi pihak-pihak yang ingin menggaggu bangsa indonesia dan pemerintahan yang sah meskipun atas nama agama, terutama pada saat menghadapi hajat besar Pemilu 2019 ini,” kata Riyamizard Riyakudu. [dhn]



Komentar Pembaca
Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

Anak Dan Cucu Soekarno Kumpul Di Borobudur

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 , 13:22:00

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

Deklarasi Jaringan Media Siber Indonesia

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 , 17:58:00

Kabinet Terpapar Corona<i>?</i>

Kabinet Terpapar Corona?

MINGGU, 15 MARET 2020 , 02:25:00

The ads will close in 10 Seconds