Demo BEM Se-Jabodetabek-Banten Berujung Kartu Merah Buat Jokowi

Politik  SABTU, 09 MARET 2019 , 20:19:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Demo BEM Se-Jabodetabek-Banten Berujung Kartu Merah Buat Jokowi

Foto/Net

RMOLBanten. Ratusan mahasiswa tepat di depan Istana mengancungkan kartu merah untuk Presiden Jokowi.

Para mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Pergerakan BEM Se-Jabodetabek-Banten menggelar menggelar long march dari Patung Kuda atau Arjuna Wiwaha menuju Taman Pandang Istana usai Salat Jumat. Aksi dipusatkan di depan Istana Merdeka, Jumat (8/3) lalu..

Mereka juga membawa keranda mayat yang menjadi simbol matinya demokrasi di negeri ini dan menjadi tanda duka untuk program nawacita yang telah mati.

Ratusan mahasiswa ini berasal dari kampus Universitas Islam As-Syafi’iyah, Universitas Ibnu Chaldun, Universitas Az Zahra, Uhamka, Universitas Indraprasta PGRI, yang pada 4 Maret lalu juga telah menggelar Aksi Kartu Merah Jilid I.

Presiden Mahasiswa Universitas Islam As-Syafi’iyah, Zulkarnaian Kesuy yang menjadi koordinator lapangan menguraikan bahwa kartu merah diberikan karena pemerintah gagal dalam mengembalikan kedaulatan pangan, menegakkan supremasi hukum dan ham, memeratakan pembangunan di daerah, dan gagal mereformasi pendidikan di Indonesia.

"Jokowi juga gagal merehabilitasi sistem ekonomi dan membuat media massa netral. Kami juga menagih janji Jokowi-JK yang belum terlaksana,” tegasnya.

Pergerakan BEM Se-Jabodetabeka-Banten berencana membangun konsolidasi dengan kampus lainnya agar tercipta aksi Kartu Merah Jokowi Jilid III yang lebih besar.

"Sehingga mampu menyadarkan masyarakat Indonesia tentang politik pencitraan,” pungkasnya. [dhn] 

Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds