Bawaslu Diajak Muhammadiyah Selidiki Ratusan KPPS Gugur

Politik  JUM'AT, 10 MEI 2019 , 00:16:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIANTO

Bawaslu Diajak Muhammadiyah Selidiki Ratusan KPPS Gugur

Foto/Net

RMOLBanten. Fenomena petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur dalam julah besar dalam proses Pemilu Serentak 2019, mengundang keprihatinan Muhammadiyah.

Jumlahnya petugas yang meninggal mencapai lebih dari 440 orang dan 3.788 yang mengalami sakit.

Atas alasan itu Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Trisno Raharjo berkirim surat Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan. Tujuannya untuk mengajak Bawaslu melakukan penyelidikan atas penyebab kematian KPPS tersebut.

"Kami merasa prihatin dan tergerak untuk melakukan ‘Mitigasi Kesehatan Petugas KPPS Pemilu 2019’ yang bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian dan sakit yang dialami oleh petugas dengan menggunakan metode ilmiah, berbasis data serta fakta yang dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya dalam surat yang diterima redaksi, Kamis (9/5).

Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah menawarkan kerjasama kepada Bawaslu RI untuk bersama-sama membentuk Tim Mitigasi Kesehatan sebagai bahan evaluasi dan mencegah terjadinya kejadian serupa pada pemilu berikutnya.

"Dengan melibatkan 103 Rumah Sakit PKU Muhammadiyah dan 13 Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Indonesia,” pungkasnya. [dhn] 

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Rapid Test BIN Di Tangsel

Rapid Test BIN Di Tangsel

KAMIS, 14 MEI 2020 , 13:06:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds