Imunisasi Kampus, BNPT: Untirta Masih Steril Dari Faham Terorisme

Keamanan  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 21:25:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Imunisasi Kampus, BNPT: Untirta Masih Steril Dari Faham Terorisme

Foto/RAG

RMOLBanten. Dalam rangkan mencegah terorisme masuk ke kampus, Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) melakukan dialog pelibatan civitas akademika dalam pencegahan terorisme di Kampus Untirta Banten, Jumat (24/5).

Direktur pencegahan BNPT Brigjend Pol Hamli mengatakan, dialog ini sengaja dilakukan di kampus sebab faham terorisme sudah  menyasar kaum yang muda-mudi.

"Kita harus datang untuk melakukan imunisasi agar kuat badannya ibaratnya seperti itu,  supaya ketika ada yang masuk mereka bisa tahan terhadap faham terorisme," katanya.

Mahasiswa kata Hamli merupakan orang pandai, maka sayang kalau mahasiswa tidak bisa memahami wawasan kebangsaan dan agama yang konferehensif sehingga rentan di masuki faham terorisme.

"Sudah banyak teman-teman lembaga yang melakukan penelitian, banyak mahasiswa sudah terpapar, gejalanya sudah ada seperti ada yang jadi pelaku,  serta sikap intoleransi sudah naik," ucapnya.

BNPT bersama elemen lainnya terus melakukan counter akan faham terorisme ini mencegah anak muda dan mahasiswa terpapar akan faham itu.

"Alhamdulillah di Untirta ini tidak seperti kampus lain sampai saat ini secara spesifik belum menemukan tidak seperti kampus-kampus di Jateng," tukasnya.

Sementara itu Rektor Untirta Profesor Soleh Hidayat menuturkan langkah tersebut merupakan sebuah komitmen agar kampus Untirta terbebas dari berkembangnya tindakan faham radikalisme dan ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila.

"Kita perlu melakukan clear, agar para mahasiswa tidak terpengaruh dengan faham terorisme dan faham radikalisme ini sangat bertentangan dengan Islam yang rahmatan Lil Al-Amin," ujarnya. [ars]


Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

Rekomendasi Gerindra Untuk Muhamad-Rahayu Saraswati

The ads will close in 10 Seconds