Magis Sakti Ucapan Selamat Prabowo

KATA BUNG JOKER  SENIN, 15 JULI 2019 , 09:41:00 WIB | OLEH: DEDE ZAKI MUBAROK

Magis Sakti Ucapan Selamat Prabowo

Bung Joker: Dok

KONTESTASI pilpres sudah usai. Joko Widodo atau biasa disapa Jokowi yang berpasangan dengan KH Maruf Amin sudah dinyatakan menang oleh pengadilan Mahkamah Konstitusi (MK). Jokowi pun sah jadi Presiden kembali.

Selesai MK maka selesailah perjuangan Prabowo dan Sandi berjuang lewat jalur konstitusi.

Dugaan pemilu curang, KPU bermaslah, pemilih ganda, situng, APBN, apartur yang berpihak tidak menjadi bermakna ketika ketok palu hakim sudah memutuskan.

Tok, tok, tok
. Keputusan sudah dibuat, iklaskan saja.

Ternyata Emak-emak tidak terima. Sebagai pendukung paling militan dibanding relawan lainnya, tidak mau begitu saja disebut Prabowo Subianto kalah di pengadilan. Emak-emak ini masih yakin kalau Prabowo pemenang sesungguhnya.

Tapi itu hanya mimpi, karena kenyataanya Jokowi yang bakal dilantik.

Terlihat Jokowi kurang percaya diri kalau belum ketemu Prabowo, belum dapat ucapan selamat dari rivalnya Prabowo Subianto yang ahli strategi yan buat orang lain sukses, termasuk pernah menjadikan dirinya gubernur Jakarta.

Legitimasi memang ada pada Prabowo dan Sandi.

Sekali terucap maka kemenangan Jokowi pun semakin komplit karena terlegitimasi oleh ucapan selamat dari Prabowo Subianto. Kubu Jokowi menanti itu.

Emak-emak mencium gelagat itu. Prabowo pun dibentengi, rumahnya di Kertanegara kerap didatangi pendukung emak-emak ini untuk sekedar menyampaikan aspirasi jangan bertemu apalagi ucapkan selamat kepada Jokowi.

Prabowo dilema.

Kepentingan bangsa, kepentingan emak-emak dan relawan pendukung sama-sama menguras energinya.

Prabowo pernah menebar harapan tidak akan toleransi pada kecurangan dan akan berjuang terus sekuat tenaga. Prabowo juga mengucapkan akan timbul tenggelam dengan rakyat.

Bahkan Prabowo pun sempat menceritakan 'surat wasiat' yang sampai saat ini entah dimana disimpan surat itu.

Emak-emak kekeuh menyarankan Prabowo untuk tetap tidak bertemu dengan Jokowi. Satu hari sebelum pertemuan Prabowo dengan Jokowi emak-emak tidak bergeming.

Prabowo dari mobil berdialog dengan emak-emak ada kata "kalau ketemu" yang membuat emak-emak histeris. Bilang tidak.

Sampai akhirnya Prabowo Subianto benar-benar bertemu dengan presiden terpilih Joko Widodo di Stasiun Mode Raya Terpadu (MRT), Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7).

Kata sakti yang dinanti akhirnya terucap, Prabowo pun mengucapkan selamat kepada Jokowi untuk kedua kalinya setelah pemilu sebelumnya tahun 2014 juga mengucapkan hal yang sama.

Emak-emak dan relwan pun menjadi pilu seketika gelombang kekecewaan menjadi tranding topik di twiiter dan jejaring media sosial lainnya.

Namun pertemuan dan ucapan selamat itu sudah tersampaikan mantan Danjen Kopassus itu dihadapan jutaan rakyat Indonesia melalui layar televisi bertemu di MRT untuk selanjutnya diutup dengan makan-makan di FX Senayan.

Ucapan 'Sakti' Prabowo yang dinanti menjadi penyempurna kemenangan Jokowi dan Kiai Maruf Amin dalam Pidato kemenangan, di SICC, Bogor, Minggu (14/7) yang berlangsung meriah.

Lewat Visi Indonesia, Jokowi kembali berjanji soal berbagai hal diantaranya, infrastuktur, birokrasi, sdm, apbn sampai oposisi pun dibahas.

Dengan lantang Jokowi menyatakan; Indonesia Maju adalah Indonesia yang tidak ada satu pun rakyatnya tertinggal untuk meraih cita-citanya.

Indonesia yang demokratis, yang hasilnya dinikmati oleh seluruh rakyat. Indonesia yang setiap warga negaranya memiliki hak yang sama di depan hukum.

Indonesia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kelas dunia. Indonesia yang mampu menjaga dan mengamankan bangsa dan negara dalam dunia yang semakin kompetitif.

Ini bukanlah tentang aku, atau kamu. Juga bukan tentang kami, atau mereka. Bukan soal Barat atau Timur. Juga bukan Selatan atau Utara. Sekarang bukan saatnya memikirkan itu semua. Tapi ini saatnya memikirkan tentang bangsa kita bersama. Jangan pernah ragu untuk maju karena kita mampu jika kita bersatu!  

Magis 'sakti' ucapan Prabowo pun terbukti. Jokowi menjadi terlegitimasi kemenangannya di Pilpres 2019.

Jokowi menang dan Prabowo menangis (kalah lagi).

Soal timbul-tenggelam bersama rakyat, wasiat sampai ucapan selamat kemenangan. Hanya Prabowo Subianto dan Tuhan yang tahu.

Yang merasa deket, itu hanya sok tahu.  

Prasangka tawaran kekuasaan seiring waktu akan terjawab.

Apa yang dimaksud Prabowo mungkin tidak langsung hari ini jawabannya. Tapi yang pasti apapun jawabannya akan menjadi catatan dan cerita sejarah Indonesia. Wallahualam Bis Shawab. [**]

Komentar Pembaca
Sepakbola Bukan Pilkada

Sepakbola Bukan Pilkada

SENIN, 05 OKTOBER 2020

Janur Kuning Belum Di Ujung Gang Poros Baru Bisa Jadi Menang
Azmi Abubakar: <i>Tidak Semudah Itu Ferguso</i>
Tes Pikun

Tes Pikun

MINGGU, 26 JULI 2020

Suntik Lysol

Suntik Lysol

MINGGU, 26 APRIL 2020

Wartawan Tidak Boleh Sakit

Wartawan Tidak Boleh Sakit

KAMIS, 12 MARET 2020

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds