Tergiur Upah 15 Juta, Wanita Muda Ini Nekat Selundupkan Sabu

Hukum  KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 , 20:03:00 WIB | LAPORAN: FIRMANSYAH

Tergiur Upah 15 Juta, Wanita Muda Ini Nekat Selundupkan Sabu

Penyelundupan sabu/FEB

RMOLBanten. Wanita muda bernisial AA (22), terpaksa gigit jari. Hal ini lantaran, bayangan keuntungan belasan juta rupiah dipelupuk mata buyar.  

Wanita muda yang berprofesi sebagai pelaku jasa titipan ini, dicokok petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, lantaran paket parfum yang dibawanya dari India, ternyata berisi 1.791 gram Narkotika jenis Methamphetamine atau Sabu.  

Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soetta, Erwin Situmorang, mengatakan AA ditangkap petugas pada 10 Agustus 2019 lalu saat tiba di Terminal 2 D dengan menumpang eks pesawat Malindo Air dengan nomor penerbangan OD 206 rute Delhi - Kualalumpur (DEL-KUL) dan OD 316 KUL-CGK (Jakarta).

"Saat melewati pemeriksaan X-Ray, petugas mendapati kejanggalan dan setelah diperiksa, ternyata ditemukan 1,7 kilogram sabu yang disembunyikan di dalam lima box berisi parfum dan ikat pinggang yang dibawa AA,” ujar Erwin kepada wartawan, Kamis (15/8). 

Kepada petugas, lanjut Erwin, tersangka AA mengaku mengenal pria India yang saat ini masih DPO (Daftar Pencarian Orang) dari media sosial Facebook. Dirinya mengaku, diminta mengambil lima kotak paket di sebuah Hotel di India dan akan diberikan upah sebesar Rp15 juta jika paket itu sudah sampai di Indonesia.  

Inilah yang kami sayangkan, seharusnya AA teliti, hati-hati serta cek dulu sebelum menerima pesanan. Karena sesuai hukum yang berlaku, dengan alasan apapun, tersangka sudah secara sah menguasai dan memiliki barang terlarang dan terancam hukuman berat,” tegas Erwin.  

Masih kata Erwin, dari hasil pengembangan petugas Bea Cukai dan Satres Narkoba Polres Bandara Soetta, pihaknya berhasi menangkap T (38) dan LR (39) dan menemukan barang bukti tambahan seberat 33 gram, sehingga total Sabu yang berhasil di sita totalnya ada sebanyak 1.824 gram. 

Berdasarkan UU Nomor 35 Tahun 2009, para tersangka terancam hukuman pidana mati, seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan denda Rp10 milyar,” pungkasnya. [ars] 


Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds