PILKADA SERANG 2020

Politisi PKB Sindir Petahana Soal Borong Partai

Politik  SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 , 19:37:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Politisi PKB Sindir Petahana Soal Borong Partai

Wahyu Papat JR/RAG

RMOLBanten. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut dinamika pilkada Kabupaten Serang sangat menarik. Soalnya, akan banyak calon bermunculan untuk bersaing menjadi bupati.

"Pak Furtasan yang saya sangat kenal baik dengan beliau, beliau memiliki visi misi yang bagus ketika menjadi pimpinan,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Serang Wahyu Papat JR, kepada awak media, Senin (2/9).

Selain Furtasan, nama peneliti Lili Romli dan politikus Najib Hamas disebut Papat juga sebgaai satu kandidat yang punya kapasitas.

Pak Lili Romli walaupun saya tidak kenal baik tapi saya yakin beliau seorang akademisi yang memiliki visi misi yang sama bagusnya, Pak Najib Hamas juga sama saya mengenal beliau juga dan visi misi beliau bagus,” ujarnya.

Sebelumnya nama Papat sendiri juga mencuat sebagai salah satu kandidat. Terlebih, Mukernas PKB beberapa waktu lalu telah menginstruksikan agar mendorong kader internal untuk maju di Pilkada serentak 2020.

Untuk itu saya siap maju pada pilkada ini nanti sambil menunggu pembentukan desk pilkada DPP PKB, saya siap perintah partai kalau diharuskan untuk maju dan mulai menjalin komunikasi politik di Kabupaten Serang dengan partai-partai yangg lainnya,” kata Papat.

Papat juga menastikan tidak ada borong partai dan tidak akan ada calon tunggal pada Pilkada Serang 2020 nanti.

"Bisa saya pastikan petahana tidak akan sendirian pada kontestasi pilkada Kabupaten Serang nanti.
Wait n see saja ya,” cetusnya seraya menyindir pernyataan Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang yang menyebut akan memborong partai untuk pencalonan kembali Ratu Tatu Chasanah dinilai tidak patut.

Pihaknya (Golkar-red) berniat memborong partai, memangnya dia pikir partai ini barang dagangan sehingga bisa dia beli dengan pernyataan diborong. Sungguh sangat pernyataan yang tidak elok bagi perkembangan demokrasi kita,” katanya.

Politikus muda ini lantas menyindir pernyataan Fahmi seperti ketakutan untuk bertarung pada Pilkada Kabupaten Serang 2020.

Jangan sampai nanti terjadi lagi pilkada seperti di Makasar dimana petahana kalah oleh kotak kosong kan lebih terhormat ketika kalah oleh paslon lainnya,” tandasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

KAMIS, 09 APRIL 2020 , 00:15:00

Rush Money Bank Banten

Rush Money Bank Banten

KAMIS, 23 APRIL 2020 , 17:28:00

Check Poin Kota Tangerang

Check Poin Kota Tangerang

SABTU, 18 APRIL 2020 , 02:03:00

The ads will close in 10 Seconds