Demo Mahasiswa Warnai Pelantikan DPRD Kota Serang

Parlemen  SELASA, 03 SEPTEMBER 2019 , 15:17:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Demo Mahasiswa Warnai Pelantikan DPRD Kota Serang

Foto: RAG

RMOLBanten. Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa mewarnai pelantikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang.

Aksi dari berbagai elemen seperti GMNI Serang, PMII Serang, KAMMI Serang yang tergabung dalam Cipayung Plus berunjuk rasa di depan Gerbang DPRD Kota Serang, Selasa (3/9).

Korlap Aksi Adnan CH mengatakan, segunung permasalahan di kota Serang  hingga saat ini tidak kunjung usai, seperti persoalan alih fungsi lahan yang terus terjadi dibuktikan dengan terus menyusutnya luas lahan pertanian.

"Saat ini luas pertanian di kota Serang terdapat 7.949 hektar dari sebelumnya 8200 hektar.  Penyusutan ini diakibatkan oleh belum terbentuknya peraturan daerah tentang lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) yang masih mandek," katanya.

Dikatakan Adnan, belum lagi Kota Serang belum lama ini dinobatkan sebagai Kota Layak Anak (KLA) Pratama oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Penobatan ini tentunya harus berbanding lurus dari apa yang terjadi di lapangan sedangkan hari ini di Kota Serang sampai bulan Juni 2019 terdapat 14 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujarnya.

Sementara, jumlah anak jalanan atau anjal saja saat ini yang telah ditangani Dinas sosial Kota Serang terdapat 142 anak dan belum lagi yang memang masih terlantar di jalanan yang tidak terdata.

Persoalan lain seperti Perda mengenai hiburan malam juga belum menemui titik terang. Sementara hiburan malam semakin marak dan tidak diiringi dengan regulasi-regulasi yang jelas terkait retribusi, perizinan dan sebagainya.

"Perda nomor 2 tahun 2010 tentang pengendalian, pengawasan dan penyakit masyarakat belum termasuk secara spesifik yang membahas tentang hiburan malam padahal hiburan malam ini berpotensi menjadi penyakit," cetusnya.

Pantauan dilapangan, aksi mahasiswa mencoba memaksa untuk masuk ke Gedung DPRD Kota Serang dengan terus meneriakkan yel-yel. Namun aparat yang berjaga-jaga sigap mengantisipasi. [ars]

Komentar Pembaca
Tutup Jalan Jenderal Sudirman

Tutup Jalan Jenderal Sudirman

RABU, 07 OKTOBER 2020 , 00:55:00

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

UU ITE Bukan Membunuh Suara Kritis

RABU, 28 OKTOBER 2020 , 22:12:00

Sertijab Kepala BPKP Banten

Sertijab Kepala BPKP Banten

KAMIS, 05 NOVEMBER 2020 , 11:40:00

The ads will close in 10 Seconds