Periode Kedua, Jokowi Harus Dibantu Minimal Lima Jubir

Periode Pertama Amburadul Karena Semua Bicara

Politik  SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 08:28:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Periode Kedua, Jokowi Harus Dibantu Minimal Lima Jubir

Presiden Joko Widodo dan para menterinya/Net

RMOLBanten. Dalam menghadapi pemerintahan di periode kedua, Presiden Joko Widodo harus segera berbenah diri.

Berkaca periode 2014-2019, pemerintahan Jokowi seakan tak punya 'pintu' yang jelas. Salah satu yang disoroti adalah soal penunjukan jurubicara presiden.

Pengamat politik Adi Prayitno mengkritisi ketidakjelasan jurubicara yang ditunjuk presiden dalam memberikan informasi soal dinamika yang terjadi kepada masyarakat pada periode pertama.

Dari masalah ekonomi, isu kebhinekaan, hingga masalah terbaru soal kerusuhan Papua yang tak termanajemen dengan baik.

"Hampir semua pembantu Jokowi bicara soal Papua, dari mulai Kepala Staf Presiden (Moeldoko), menteri, sampai jurubicara yang terkenal sebagai ulama (Ali Mochtar Ngabalin) ini bicara semua," kata Adi saat berbincang dengan redaksi beberapa saat lalu.

Kerja sistem 'keroyokan' tersebut sangat tidak efektif untuk sekelas kepala negara.

Ia pun berpandangan hilangnya sosok jurubicara sentral Istana usai Johan Budi tenggelam dan memilih berkontestasi di Pemilu melalui kendaraan politik PDIP.

"Memang sejak Johan Budi ngilang itu seakan kita lihat manajemennya amburadul, acak-acakan," sambungnya.

Adi kemudian menyarankan kepada Presiden Joko Widodo yang akan kembali memerintah bersama dengan Wapres KH Maruf Amin untuk berbenah diri dalam membereskan keberadaan jubir.

Periode kedua Jokowi, Adi mengusulkan memerlukan sedikitnya lima jubir yang dibagi dalam beberapa persoalan.

"Misal soal politik ada Jubir sendiri, kemudian soal keagamaan ditunjuk siapa yang bicara, dari sisi ekonomi siapa. Minimal lima lah karena tugas presiden kan memang tidak mudah," tandasnya. [dzk] 

Komentar Pembaca
Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Kejaksaan Agung Kebakaran

Kejaksaan Agung Kebakaran

SABTU, 22 AGUSTUS 2020 , 20:07:00

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

Simulasi Pilkada Kota Tangsel

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 , 20:00:00

The ads will close in 10 Seconds