Tidak Becus Kelola Negara, Rizal Ramli: Karena Pemimpinnya KW4 Dan KW5

Politik  SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 , 18:29:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Tidak Becus Kelola Negara, Rizal Ramli: Karena Pemimpinnya KW4 Dan KW5

Rizal Ramli/Net

RMOLBanten. Indonesia saat ini dipimpin oleh pemimpin dengan kualitas KW4 dan KW5, lantaran tidak becus dalam mengelola negara.

Hal itu dilontarkan Riza Ramli saat menjadi keynote speaker pada acara peluncuran buku Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah "Arah Baru Kebijakan Kesejahteraan Indonesia", di Ruang Abdul Muis, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9).

"Pertanyaan saya saat ini, kenapa sistem saat ini menghasilkan pemimpin KW4, KW5, ternyata saya paham mereka itu anti perbedaan pendapat, sementara orang kayak Fahri biasa berbeda pendapat, sementara bangsa kita semakin lama semakin feodal," ungkap Rizal.

Para pendiri bangsa Indonesia diterangkan Rizal melarang pemerintah untuk menggunakan sistem feodalisme dalam membangun negara.

Pasalnya, dengan sistem tersebut akan menghancurkan sendi-sendi bangsa.

"Pendiri bangsa ini paham, tidak menggunakan sistem feodalisme karena akan membuat mundur bangsa Indonesia, yang mereka cita-citakan itu Indonesia bebas dari feodalisme, kalau melihat cita-cita itu dari sekitar 600 anggota dewan di DPR, paling hanya 35 orang," ungkapnya.

Ppemerintah saat ini pada praktiknya, lanjut Rizal, telah melakukan cara-cara kotor yakni politik uang untuk dapat menarik hati rakyat.

Oleh karenanya, pemimpin sekarang disebut KW4 dan KW5.

"Politik uang yang sangat luar biasa muncul sehingga di daerah-daerah anggota dewan, bupati dan sebagainya jadi susah diharapkan dengan kualitas seleksi kepemimpinann yang payah ini bisa nongol pemimpin hebat pemimpin yang mempunyai leadership, sementara masalah yang kita hadapi ini makin kompleks makin ribet, rakyatnya makin cerdas yang dipimpin oleh pemimpin KW4, KW5," pungkasnya. [dzk]

Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds