Puluhan Karyawan PT CPI Merasa Di PHK Sepihak, Ini Kata Perusahaan

Ekbis  RABU, 11 SEPTEMBER 2019 , 01:49:00 WIB

Puluhan Karyawan PT CPI Merasa Di PHK Sepihak, Ini Kata Perusahaan

Karyawan PT CPI yang diberhentikan/RAG

RMOLBanten. Pemutus hubungan kerja (PHK) secara sepihak masih menghantui dunia perburuhan di Indonesia.

Kali ini seperti yang dialami puluhan pegawai PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Cikande, Kabupaten Serang.

Tidak tanggung-tanggung sebanyak 45 karyawan yang terdiri, 39 wanita dan 6 laki-laki diberhentikan secara mendadak.

Para pekerja ini diberhentikan dengan tuduhan telah memasukan jarum ke dalam sosis.

Sumber dari satu pegawai PT CPI (mengatakan, kejadian tersebut bermula pada saat bagian shift dua sedang melakukan packing sosis, dan terdeteksi pada mesin adannya sebuah jarum dalam sosis.

"Inipun tanpa sepengetahuan kami, karena kami bukan bagian mengolah. Lantaran untuk mengolah berada pada shift satu, tetapi yang terkena imbas adalah shift dua," ungkapnya saat di temui di Persada Banten, Kota Serang, Selasa (10/9).

Para pekerja ini kemudian diberhentikan pada tanggal 26 Agustus lalu oleh Kepala Bagian Departement Sosis di PT CIP.

"Waktu itu Bu Indah bagian Kepala Departement Sosis memanggil kami semua (45 pegawai). Setelah itu kami dikumpulkan untuk dipaksa mengakui, bahwa telah memasukan jarum ke dalam sosis," jelasnya.

Tidak lama berselang para karyawan pun terkejut tatkala diberhentikan secara mendadak  oleh PT CPI dan itu dilakukan dengan lisan bukan secara administrasi.

"Anehnnya kita tidak bersalah, malah diberhentikan dengan lisan. Makannya kami hari ini meminta bantuan kepada kuasa hukum, untuk menyelesaikan persoalan ini," katanya.

Tuntutan yang diberikan para karyawan sederhana, mereka hanya ingin berkerja kembali, dan diberikan pesangon hasil kerja mereka selama di PT CPI.

"Kita hanya ingin bekerja kembali, karena sudah ada yang 14 tahun kita bekerja di PT CPI. Apalagi, kita ini diberhentikan dengan hanya ucapan, dan tidak etis. Bahkan pesangon kita tidak diberikan," tandasnya.

Terpisah, Senior SPV PGA PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) Samuel membantah bahwa tidak ada pemecatan puluhan karyawan PT CPI.

Yang ada kata Samuelada off (berhenti) sementara, karena mereka karyawan borongan (outsourcing) yang ditempatkan di PT CPI.

"Status mereka kan karyawan borongan (outsourcing) yg ditempatkan di PT CPI, kalau istilah dipecat kurang tepatlah. Mereka hanya di off sementara," tegasnya.

Sementara itu saat ditanya tentang adanya dugaan yang menyebut karyawan di berhentikan karena ada jarum dalam sosis. Samuel menegaskan, tidak ada fitnah atau oknum karyawan yang dituduh.

"Yang ada adalah dilakukan proses penyelidikan utk mencari pelaku dengan melibatkan SPSI juga. Namanya juga mencari tahu siapa yang memasukkan kan? Jadi tidak ada karyawan yg dituduh memasukkan jarum.yang ada penyelidikan mencari pelakunya," pungkasnya. [ars]





Komentar Pembaca
Batik Kuning Dan Biru

Batik Kuning Dan Biru

KAMIS, 25 JUNI 2020 , 21:07:00

Wartawan <i>RMOLBanten</i> Melepas Lajang

Wartawan RMOLBanten Melepas Lajang

SABTU, 08 AGUSTUS 2020 , 14:55:00

Novel Baswedan dan Para Aktivis

Novel Baswedan dan Para Aktivis

MINGGU, 14 JUNI 2020 , 20:04:00

The ads will close in 10 Seconds