Dosen Kampus Swasta Minim Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Kota Serang  SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 18:48:00 WIB | LAPORAN: RIZKI AKBAR GUSTAMAN

Dosen Kampus Swasta Minim Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Dialog publik/RAG

RMOLBanten. Keikutsertaan dosen perguruan tinggi swasta akan kesadaran perlindungan kerja pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan wilayah Banten masih sangat minim.

Demikian dikatakan Asisten Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Banten Bidang Kepesertaan Didin Haryono usai dialog publik Jaminan Sosial bagi Civitas Akademika di Kota Serang, Senin, (16/9).

"Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dari kalangan kampus swasta khusunya dosen-dosen dan para pekerja yang ada di kampus masih minim, mungkin jumlahnya masih dibawah 25 persen," ujarnya.  

Minimnya dosen mengikuti BPJS Ketenagakerjaan kata Didin bukan masalah resiko pekerjaaan dosen yang ringan tapi lebih pada perlindungan ketika terjadi resiko.

"Saya kira bukan masalah resiko sedikit atau banyak. Resiko itu kan memang tidak diharapkan tapi ketika terjadi resiko orang-orang baru sadar ternyata ada jaminan sosial pada seluruh masyarakat pekerja termasuk di kampus," ucapnya.

Maksudnya, dituturkan Dindin adalah bagaimana seluruh pekerja itu terlindungi dari resiko-resiko yang mungkin terjadi pada mereka yang mengakibatkan kecelakaan kerja yang fatal.

"Bayangkan sebagai kepala keluarga ketika dia kecelakaan kerja anggota keluarganya tidak mendapat penghidupan yang layak karena tidak bekerja lagi," ujarnya.

Didin melanjutkan, bagi peserta yang sudah tercover dalam BPJS Ketenagakerjaan, seluruh biaya berobat dalam hal kecelakaan kerja akan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan.

"Kami juga memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban, sampai ia bisa kembali bekerja nominalnya sama dengan gaji,” katanya.

Apabila terjadi cacat fisik yang tidak memungkinkan lagi untuk bekerja, pihaknya akan memberikan santunan 58 kali dari gaji yang diterima korban, sementara jika meninggal dunia akan mendapat santunan 48 kali gaji.

Sementara itu Ketua ICMI Orwil Banten Lili Romli mendorong para rektor yang ada di Universitas Wilayah Banten untuk menjamin agar setiap pengajarnya ikut menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan.  

"Saya kira penting sekali akademisi ikut BPJS Ketenagakerjaan karena kita gak tau saat melaksnakan tugas sebgaai pengajar itu kena kecelakaan dan itu membutuhkan biaya besar maka BPJS akan menjaminnya sampai sembuh," pungkasnya. [ars]



Komentar Pembaca
Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

Kampung Ubud Rumah Gleen Fredly

KAMIS, 09 APRIL 2020 , 00:15:00

Rush Money Bank Banten

Rush Money Bank Banten

KAMIS, 23 APRIL 2020 , 17:28:00

Sampai Liang Lahat

Sampai Liang Lahat

KAMIS, 26 MARET 2020 , 16:00:00

The ads will close in 10 Seconds